IHSG Sesi I Rebound 47 Poin, Saham Emiten Prajogo Penggerak
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (18/1/2024), ditutup melesat 47 poin (0,65%) menjadi 7.247.64. IHSG bergerak dalam rentang Rp 71.85,38-7.267,08 dengan nilai transaksi Rp 5,23 triliun.
Penguatan indeks didukung kenaikan beberapa sektor saham, seperti saham sektor material dasar 2,91%, sektor infrastruktur 0,89%, sektor kesehatan 0,88%, sektor consumer non primer 0,19%, dan sektor consumer primer 0,15%.
Baca Juga
Subang Belum Optimal, Target Harga Saham Surya Semesta (SSIA) Dipangkas
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi 0,81%, sektor transportasi 0,68%, sektor teknologi 0,49%, sektor keuangan 0,18%, dan sektor industry 0,31%.
Di tengah reboun IHSG naik tipis, saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) melesat Rp 840 (24,63%) menjadi Rp 4.250, PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH) naik Rp 24 (23,30%) menjadi Rp 127, PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) naik Rp 270 (16,12%) menjadi Rp 1.945, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) melesat Rp 115 (15,44%) menjadi Rp 860, dan PT Sejahteraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) menguat Rp 46 (14,38%) menjadi Rp 366.
Sebaliknya penurunan melanda saham berikut, yaitu saham PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) kembali auto reject bawah (ARB) untuk ketiga kalinya, PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI), PT MNK Sky Vision tbk (MSKY), dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF).
Baca Juga
Saham Bank Tetap Menarik, Meski Pertumbuhan Laba Melambat, Kok Bisa?
IHSG kemarin ditutup terkoreksi sebanyak 42,15 poin (0,58%) menjadi 7.200,64. Aksi jual tersebut juga dipengaruhi realisasi penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,07 triliun oleh pemodal asing. Aksi jual ini merupakan yang pertama sejak perdagangan tahun ini.
Begitu juga dengan bursa saham Wall Street ditutup melemah dengan penurunan terdalam melanda indeks S&P500 koreksi 0,56%, indeks Nasdaq melemah 0,59%, dan indeks Dow Jones turun sebanyak 0,25%.

