IHSG Melesat 1,82%, Lima Saham Emiten Prajogo Jadi Penggerak Utama
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/12/2024), kembali ditutup melonjak sebanyak 130,74 poin (1,82%) menjadi 7.326,76. IHSG dalam rentang 7.187-7.323 dengan nilai transaksi Rp 9,75 triliun.
Penyumbang utama lompatan indeks berasal dari penguatan pesat saham-saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu saham BREN naik sebanyak 9,93% menjadi Rp 7.475, TPIA menguat 8,60% menjadi Rp 7.575, BRPT menguat 6,94% menjadi Rp 925, CUAN naik 7,58% menjadi Rp 7.100, dan PTRO melesat 6,80% menjadi Rp 23.175.
Baca Juga
Sinergi Inti Andalan (INET) Bidik Penambahan 430 Km Fiber Optic
Secara sektor, kenaikan IHSG didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham material dasar 3,39%, sektor infrastruktur 1,84%, sektor energi 1,36%, sektor consumer non primer naik 1,43%, dan sektor keuangan melesat 0,95%. Sebaliknya pelemahan hanya melanda saham sektor teknologi 0,70%.
Di tengah penguatan indeks, tiga saham torehkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) naik 35% menjadi Rp 162, PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik 34,03% menjadi Rp 256, dan PT Green Power Group Tbk (LABA) melesat 24,83% menjadi Rp 362,
Kenaikan juga melanda saham PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) naik 15,79% menjadi Rp 66, PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) menguat 12,50% menjadi Rp 378, dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menguat 11,65% menjadi Rp 115.
Sebaliknya saham dengan pelemahan paling dahysat, yaitu saham PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD), PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII), PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE), dan PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC).
Baca Juga
Apple Diminta Investasi Rp 15,9 Triliun di Indonesia, Wamenperin Kejar Selesai Sebelum Akhir Tahun
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 149,03 poin (2,11%) menjadi 7.196,02. Pemodal asing akhirnya merealisasikan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 2,08 triliun, yaitu saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) sebanyak Rp 1,27 triliun, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 357,17 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 140,80 miliar.
Lompatan IHSG kemarin ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor teknologi 3,18%, sektor keuangan 1,55%, sektor property 1,12%, sektor infrastruktur 1,19%, sektor energi 1,24%, dan sektor material dasar 1,11%. Sebaliknya koreksi melanda saham sektor transportasi 0,31%.
Grafik IHSG

