IHSG Dibuka Melesat 0,52%, Saham SOTS dan INDS Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/1/2026), dibuka melesat sebanyak 46,52 poin (0,52%) menjadi 8.931. Kenaikan tersebut sejalan dengan lompatan indeks hampir seluruh pasar saham Asia.
Kenaikan ditopang penguatan seluruh sektor saham, seperti sektor industry, material dasar, energi, keuangan, property, konsumer primer, infrastruktur, hingga teknologi.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada BRMS hingga FAST
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham ini catatkan kenaikan harga pesat di awal transaksi, seperti saham SOST melesat 24,84% menjadi Rp 4.020, INDS naik 24,72% menjadi Rp 444, dan NICK melesat 23,46% menjadi Rp 1.500.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 52,03 poin (0,58%) menjadi 8.884, meski demikian pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 101,96 miliar. Net buy terbanyak melanda saham BBRI Rp 234,56 miliar, ANTM senilai Rp 215,61 miliar, dan TLKM sebanyak Rp 159,26 miliar.
Penurunan indeks dipicu atas kejatuhan sejumlah saham big cap, khususnya saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu. Di antaranya saham BREN melemah 5,01%, PTRO turun 6,43%, BRPT turun 7,10%, TPIA melemah 3,35%, dan AMMN melemah 2,76%.
Baca Juga
Cegah Bencana Sampah, Prabowo Kebut 34 Proyek Waste to Energy
Meski indeks anjlok sebanyak tujuh saham berikut catatkan kenaikan pesat hingga auto reject atas (ARA), seperti saham MSKY menguat 34,88% menjadi Rp 116, DKHH naik 34,83% menjadi Rp 120, KPIG menguat 25% menjadi Rp 280.
ARA juga melanda saham SOHO naik 24,85% menjadi Rp 2.060, GULA naik 24,84% menjadi Rp 382, ATAP naik 24,59% menjadi Rp 760, dan INDS menguat 24,48% menjadi menguat 24,48% menjadi Rp 356.
