IHSG Sesi I Menguat 0,13%, saham SOHO dan INDS Ditutup ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (12/1/2026), ditutup naik 11,21 poin (0,13%) menjadi 8.947. Rentang pergerakan 8.936-9.000 dengan nilai transaksi Rp 18,31 triliun.
Penguatan indeks tersebut ditopang sejumlah sektor saham, seperti sektor konsumer primer 2,90%, industry 2,23%, sekotr transportasi 2,35%, sektor property 1,83%, dan sektor material dasar 1,56%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan, konsumer non primer, dan sektor infrastruktur.
Baca Juga
BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Jabodetabek hingga 14 Januari
Sejalan dengan kenaikan tersebut, beberapa saham berikut catatkan kenaikan pesat hingga auto reject atas (ARA), seperti saham SOHO naik 24,85% menjadi Rp 2.060 dan INDS menguat 24,48% menjadi menguat 24,48% menjadi Rp 356. Kenaikan juga melanda saham APLN sebanyak 27,27% menjadi Rp 182, MSKY naik 27,91% menjadi Rp 110, dan KPIG menguat 24,11% menjadi Rp 278.
Sepanjang pekan lalu, IHSG berhasil bukukan kenaikan sebanyak 188 poin atau melesat 2,16% dari level 8.748 menjadi 8.936. Bahkan, IHSG sempat cetak rekor intraday tertinggi sepanjang masa 9.002. Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayorita sektor saham, khususnya saham sektor material dasar dipicu kenaikan pesat harga saham emiten nikel.
Baca Juga
Tiba di Banjarbaru, Prabowo Akan Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi
Selain itu, peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini mencapai 48,08% menjadi 61,78 miliar lembar saham, dari 41,72 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Rata-rata nilai transaksi harian juga naik pesat sebesar 44,68% menjadi Rp 31,45 triliun, dari Rp 21,74 triliun pada pekan sebelumnya.

