BEI Suspensi 4 Saham, Sebaliknya Saham BBRM dan PPGL Dibuka Kembali
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspense) perdagangan empat saham mulai sesi I, Senin (12/1/2025). Sebaliknya dua saham dibuka kembali (unsuspensi) transaksi dua saham.
Suspensi saham diberlakukan terhadap empat saham berikut, yaitu saham PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) dan Waran Seri I (GRPM-W), PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP), PT Ifishdeco Tbk. (IFSH), dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI).
Baca Juga
IHSG Diprediksi Lanjutkan Rebound, Tiga Saham Dipimpin BRMS Layak Dipantau
Perdagangan empat saham tersebut sebelumnya dihentikan sementara setelah terjadi lompatan harga, seperti saham GRPM telah melesat lebih dari 112% menjadi Rp 134 dalam sebulan terakhir. Begitu juga dengan GRPM-W telah melesat lebih dari 113% menjadi Rp 33 untuk periode sama.
Saham AHAP juga telah melambung lebih dari 94% menjadi Rp 192 dalam sebulan terakhir, saham IFSH juga mengalami kenaikan lebih dari 108% menjadi Rp 1.670, dan BIPI telah menguat lebih dari 121% dalam sebulan terakhir menjadi Rp 204.
Baca Juga
Sebaliknya pembukaan kembali atau unsuspense dikenakan terhadap dua saham PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) dan PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL). Sebelumnya saham BBRM telah melambung lebih dari 177% menjadi Rp 244 lebih dari sebulan terakhir dan saham ini akan dibuka di papan pemantauan khusus hari ini. Begitu juga dengan saham PPGL telah melesat lebih dari 121% menjadi Rp 260.
Secara bersamaan berhasil, BEI mengeluarkan empat saham dari papan pemantauan khusus, seperti IRSX, CARE, ROCK, dan AYLS. Seluruh saham tersebut bisa kembali diperdagangan di papan pengembangan mulai sesi I hari ini.

