JPMorgan Perluas Strategi Blockchain Publik, Bidik JPM Coin Hadir di Canton Network
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - JPMorgan Chase terus memperluas strategi blockchain publiknya dengan rencana menghadirkan USD JPM Coin (JPMD) secara native di Canton Network.
Dilansir dari CoinTelegraph, Kamis (8/1/2026), langkah tersebut bakal memperluas jangkauan JPM Coin dari infrastruktur internal JPMorgan ke blockchain publik yang dirancang khusus untuk kebutuhan institusional.
Sebelumnya, JPMorgan telah mulai menguji JPM Coin di jaringan Base milik Coinbase untuk klien institusi, dan menyatakan akan mendukung lebih banyak blockchain publik ke depan. Kehadiran di Canton Network menjadi bagian dari strategi multi-chain bank tersebut.
JPM Coin yang dikembangkan oleh Kinexys Digital Payments itu disebut sebagai ‘deposit token berdenominasi dolar AS pertama yang diterbitkan bank’ untuk klien institusi.
Baca Juga
JP Morgan Sees JCI Hitting 10,000 in 2026 as Market Sentiment Enters Rebound Phase
Token ini merepresentasikan klaim digital atas simpanan dolar AS di JPMorgan yang berjalan di atas infrastruktur distributed ledger.
Co-founder dan CEO Digital Asset Yuval Rooz mengungkapkan, inisiatif ini menargetkan naiknya permintaan dari perusahaan digital native maupun perusahaan tradisional terhadap sistem pergerakan dana yang lebih cepat dan aman dengan memanfaatkan blockchain publik.
“Kolaborasi ini mewujudkan visi uang digital teregulasi yang dapat bergerak secepat pasar,” ujarnya.
Baca Juga
Raksasa Keuangan Global JP Morgan Dikabarkan Bakal Terima Agunan Kripto di Tahun Depan
Sementara, Global Co-head Kinexys by JPMorgan Naveen Mallela menilai, hal ini sebagai langkah maju di industri dalam melakukan transaksi di blockchain publik.
Menurutnya, JPM Coin menghadirkan kombinasi antara keamanan simpanan bank dan penyelesaian transaksi dengan kecepatan serta inovasi transaksi blockchain yang beroperasi 24/7 dan nyaris real time.
Canton Network sendiri merupakan blockchain layer-one publik dan permissionless yang dirancang khusus untuk keuangan institusional. Jaringan ini menggabungkan fitur privasi, kepatuhan regulasi, dan skalabilitas, serta dikelola oleh Canton Foundation dengan partisipasi berbagai institusi keuangan besar.
Canton Network bertujuan menyediakan penyelesaian transaksi yang tersinkronisasi lintas berbagai kelas aset dalam satu infrastruktur bersama yang interoperabel.
Jaringan ini memiliki token asli, Canton Coin, yang mendukung tata kelola terdesentralisasi dan pengembangan aplikasi. Dalam beberapa pekan terakhir, Canton Coin mencatat kenaikan harga seiring meningkatnya minat pasar setelah uji coba tokenisasi obligasi pemerintah AS di jaringan tersebut.
Integrasi JPM Coin secara native ke Canton diposisikan sebagai upaya menciptakan ‘uang digital teregulasi yang interoperabel’, sehingga dapat bergerak lintas ekosistem tanpa terbatas pada buku besar internal satu bank.
Peran Digital Asset dan Kinexys akan menerapkan pendekatan bertahap hingga 2026. Tahap awal difokuskan pada pengembangan kerangka teknis dan bisnis untuk penerbitan, transfer, dan penebusan JPMD secara hampir instan di jaringan Canton.
Selain itu, kedua pihak juga akan mengeksplorasi integrasi produk Kinexys Digital Payments lainnya, termasuk akun deposito berbasis blockchain milik JPMorgan. Integrasi ini berpotensi memperluas opsi manajemen kas onchain bagi pelaku pasar yang telah bereksperimen dengan sekuritas bertokenisasi dan alur kerja keuangan terdesentralisasi atau decentralized finance (DeFi) versi institusional.

