Melesat 12 Kali Lipat dalam 8 Bulan, Pekan Ini Saham Darmi (KAYU) Paling Buntung
JAKARTA, investortrust.id – PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) memimpin barisan saham paling buntung sepekan ini. Bahkan, total penurunan saham ini mencapai 45,90%.
Penurunan tersebut berbading terbalik dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dengan torehan penguatan mencapai 0,65% ke level tertinggi baru tahun ini dari 7.190,98 menjadi 7.237,51 periode 18-22 Desember 2023.
Baca Juga
Venteny Fortuna (VTNY) Akuisisi 30% Saham Perusahaan Fintech Ini
Selain saham KAYU, daftar penurunan saham paling dalam lainnya ada PT Wimimak Inti Makmur Tbk (WIIM) sebanyak 42,26% dari Rp 2.970 menjadi Rp 1.715, PT Ratu Pratu Energi Tbk (ARTI) merosot dari Rp 12 menjadi Rp 7 atau turun 41,67, saham PT mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) turun dari Rp 3 menjadi Rp 2, dan PT Meta Epsi Tbk (MTPSI) melemah sebanyak 31,82% dari Rp 22 menjadi Rp 15.
Terkait pergerakan harga saham KAYU terpantau menunjukkan fluktuasi tinggi. Saham ini sempat melesat dari level terendah terakhirnya Rp 50 pada 10 April hingga mencapai level tertingginya Rp 625 pada 18 Desember 2023. Namun usai mencapai level tertinggi tersebut, saham KAYU perlahan-lahan merosot hingga auto reject bawah (ARB) dalam dua hari berturut-tururt.
Baca Juga
OJK Pelototi Inovasi Industri Jasa Keuangan, Ternyata Ini Tujuannya
Sedangkan daftar saham paling cuan pekan ini diraimakan saham-saham berkaitan dengan farmasi, seperti saham PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) melesat dari Rp 50 menjadi Rp 76 atau naik mencapai 52%, saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) naik 50,25% dari Rp 1.015 menjadi Rp 1.525, dan saham PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) dengan penguatan 43,64% dari Rp 550 menjadi Rp 790.
Sumber : BEI

