IHSG Anjlok 0,68%, Sebaliknya 6 Saham Dipimpin JAYA Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/12/2025), ditutup anjlok sebanyak 59,14 poin (0,68%) menjadi 8.618. Rentang pergerakan 8.656-8.730 dengan nilai perdagangan Rp 17,56 triliun.
Penurunan tersebut dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti sektor konsumer primer 2,18%, teknologi 2,05%, infrastruktur 2,09%, energi 1,63%, material dasar 0,86%, dan property 0,67%. Sebaliknya kenaikan tipis melanda saham sektor konsumer non primer dan keuangan.
Baca Juga
Meski IHSG ditutup melemah, saham berikut catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham catatkan lompatan harga, JAYA menguat 34,62% menjadi Rp 140, BBRM naik 34,46% menjadi Rp 199, FORU menguat 24,80% menjadi Rp 1.585, PORT naik 24,75% menjadi Rp 1.260, SUPA naik sebanyak 24,68% menjadi Rp 985, dan RLCO menguat 24,56% menjadi Rp 1.065.
Meski tak ARA, saham berikut torehkan lompatan harga saham saham HILL menguat 29,08% menjadi Rp 183,PSDN naik 24,03% menjadi Rp 160, LEAD melesat 22,47% menjadi Rp 109, dan URBN naik 21,01% menjadi Rp 286.
Kemarin, IHSG ditutup turun tipis 9,13 poin (0,11%) menjadi 8.677 dengan pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 280,47 miliar. Net buy terbanyak disumbangkan saham CARE Rp 648,76 miliar, IMPC senilai Rp 311,75 miliar, dan FILM mencapai Rp 113,87 miliar.
Baca Juga
Lonjakan Mobilitas Nataru 2025/2026 Diprediksi Dorong Transaksi Digital hingga 90 Juta Transaksi
Meski IHSG turun tipis, beberapa saham ini catatkan keanaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham DPUM naik 34,75% menjadi Rp 190, RMKO naik 25% menjadi Rp 310, PIPA naik 25% menjadi Rp 260, RLCO naik 24,82% menjadi Rp 855, SSTM menguat 24,75% menjadi Rp 2.520.
ARA juga melanda saham SUPA naik 24,41% menjadi Rp 790, KDTN naik 24,71% menjadi Rp 1.060, ESTA naik 24,69% menjadi Rp 404, SUPA naik 24,41% menjadi Rp 790, dan NATO naik 24,41% menjadi Rp 316.
