IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Tiga Saham Dipimpin DEWA Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Seleasa (2/12/2025), diproyeksikan lanjutkan penguatan dalam rentang pergerakan 8.490-8.555. Tiga saham pilihan direkomendasikan beli DEWA, HRTA, dan BULL.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, pagi ini, menyebutkan bahwa optimisme pasar terhadap probabilitas cut rate the fed menjadi sentimen pendorong dan berdampak pada kenaikan beberapa komoditas seperti emas, perak, dan tembaga.
Baca Juga
Perkuat Portofolio Non-Batu Bara, Bumi Resources (BUMI) Umumkan Akuisisi Baru Tahun Depan
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham Wall Street yang ditutup melemah, seperti Dow Jones melemah 0,90%. Penurunan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 0,53% dan Nasdaq sebanyak 0,38%.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham DEWA dengan target harga Rp 488-515, HRTA dengan target harga Rp 1.640-1.740, dan BULL dengan target harga Rp 334-348. Sebaliknya saham LSIP direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 40,08 poin (0,47%) menjadi 8.548. Rentang pergerakan 8.493-8.553 dengan nilai transaksi Rp 19,82 triliun. Kenaikan indeks ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor konsumer primer 2,89%, sektor energi 1,36%, dan sektor teknologi 1,08%.
Baca Juga
Menkeu Janji Akan Pelajari Keluhan Pengusaha Soal Baja dan Ekspor Rotan
Sejumlah sektor saham ini ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham COAL menguat 34,94% menjadi Rp 112, OPMS menguat 34,45% menjadi Rp 160, PADI menguat 34,43% menjadi Rp 164 dan STAR naik 34,41% menjadi Rp 250.
ARA juga melanda saham TALF naik 25% menjadi Rp 585, ROCK sebanyak 25% menjadi Rp 850, TALF 25% menjadi Rp 585, ASLI naik 24,87% menjadi Rp 492, dan saham IGAR naik 24,58% menjadi Rp 735. Meski tak ARA, saham ini melesat GTSI naik 28,06% menjadi Rp 178, ENRG naik 21,32% menjadi Rp 1.195, dan INDY menguat 18,29% menjadi Rp 2.070.

