IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Tiga Saham Dipimpin DEWA Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (6/11/2025), berpotensi lanjutkan penguatan menuju resistance selanjutnya 8.320. Tiga saham pilihan MBMA, DEWA, dan MAPA.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa kenaikan indeks didorong oleh euphoria rilis data ekonomi Indonesia yang tumbuh diatas ekspetasi. IHSG diprediksi akan melanjutkan euphoria setelah beberapa saham dipastikan masuk rebalancing indeks MSCI pada bulan November ini dengan target IHSG untuk menguji level resistancenya 8320 untuk menuju target penguatan di 8395.
Baca Juga
Terkait Penurunan Harga Saham Bank-bank Himbara, OJK Bilang Begini
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham dunia, seperti penguatan Dow Jones 0,48%. Begitu juga dengan S&P500 menguat 0,37% dan Nasdaq menguat 0,65%.
Di tengah peluang penguatan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham MBMA dengan target harga Rp 675-705, DEWA dengan target harga Rp 368-400, dan MAPA dengan target harga Rp 820-845.
Kemarin, IHSG ditutup mendadak melesat hingga cetak rekor penutupan tertinggi baru (all time high/ATH) sebanyak 76,62 poin (0,93%) menjadi 8.318. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,23 triliun.
Baca Juga
Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor teknologi menguat 3,31%, material dasar naik 2,51%, sektor infrastruktur 1,04%, sektor keuangan 1,07%, sektor konsumer primer 0,67%, dan sektor konsumer non primer 0,51%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industry dan property.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham NTBK naik 34,78% menjadi Rp 155, SAFE menguat 34,78% menjadi Rp 248, COIN melesat 24,70% menjadi Rp 3.130, dan ELPI sebanyak 24,53% menjadi Rp 660. Kenaikan juga melanda saham BAPA sebanyak 31,34% menjadi Rp 92 dan TINS menguat 19,67% menjadi Rp 2.920.

