IHSG Ditutup Melemah 0,43%, Saham ARA Bertaburan Dipimpin NASI hingga PSKT
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/11/2025), ditutup melemah 37,15 poin (0,43%) menjadi 8.508. Pergerakan berada dalam rentang 8.495-8.573 dengan nilai transaksi Rp 18,71 triliun.
Pelemahan dipicu atas berlanjutnya pelemahan saham sektor teknologi 2,60%, material dasar 0,59%, keuangan 0,56%, sektor kesehatan 0,90, dan sektor konsumer primer 0,02%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor energi, properti, infrastruktur, konsumer non primer, dan industri.
Baca Juga
Meski indeks melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham NASI menguat 34,95% menjadi Rp 139, STAR melesat 34,78% menjadi Rp 186, PSKT naik 34,34% menjadi Rp 266, dan PADI naik 34,07% menjadi Rp 122. ARA juga melanda saham ASLI 24,68% menjadi Rp 394, ROCK menjadi 24,77% menjadi Rp 680, dan CTBN naik 19,69% menjadi Rp 7.600.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 56,27 poin (0,65%) menjadi 8.545 diikut dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 283,93 miliar. Net sell terbanyak disumbangkan saham BUMI Rp 659,51 miliar, BBRI Rp 303,98 miliar, dan BBCA Rp 157,97 miliar.
Baca Juga
Emiten Hermanto Tanoko (RISE) Segarkan Direksi, Budi Agusti Menjadi Dirut Baru
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor konsumer non primer, energi, teknologi, keuangan, konsumer primer, hingga kesehatan. Sebaliknya sektor properti, infrastruktur, material dasar, dan industri menguat.
Meski anjlok, sejumlah saham ini berhasil menguat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SOTS naik 24,87% menjadi Rp 472, BBYB naik 24,75% menjadi Rp 494, TNCA naik 24,58% menjadi Rp 294, dan CTBN menguat 19,81% menjadi Rp 6.350.

