IHSG Sesi I Jatuh 0,52%, Sebaliknya Saham CTBN hingga BBYB Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (27/11/2025), ditutut turun sebnayak 44,71 poin (0,52%) menjadi 8.557. Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan indek saham Asia yang bergerak menguat.
Penurunan indeks dipicu pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor industri, konsumer non primer, sektor kesehatan, sektor teknologi, sektor keuangan. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor infrastruktur, transportasi, konsumer primer, dan properti.
Baca Juga
Musim Dingin Mendekat, AADI & ADRO Jadi Saham Batu Bara Pilihan Utama
Di tengah pelemahan tersebut, sejumlah saham ini justri catatkan lompatan harga, yaitu sahamCTBN melesat 19,81% menjadi Rp 6.350, SOTS naik 24,87% menjadi Rp 472, BBYB menguat 23,23% menjadi Rp 488, TNCA naik 22,88% menjadi Rp 290, dan ARKO melesat 19,04% menjadi Rp 4.690.
Kemarin, IHSG ditutup melesat ke level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) dengan kenaikan 80,25 poin (0,94%) menjadi 8.602. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 550,45 miliar terbanyak BBRI Rp 531,92 miliar, BBCA Rp 222,91 miliar, dan SMGR Rp 183,36 miliar.
Baca Juga
Pasar Asia-Pasifik Menguat Ikuti Wall Street, Nikkei 225 Jepang Melonjak Lebih dari 1%
Kenaikan tersebut ditopang penguatan saham sektor energi naik 2,34%, sektor material dasar menguat 1,68%, keuangan 1,96%, sektor infrastruktur 1,12%, konsumer primer 0,69%, dan teknologi 0,67%. Sedangkan sektor kesehatan turun tipis 0,06%.
Di tengah penguatan tersebut, tiga saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham JAWA naik 34,94% menjadi Rp 224 dan DNAR menguat 34,78% menjadi Rp 248. ARA juga melanda saham MINA sebanyak 25% menjadi Rp 300, CASA menguat 25% menjadi Rp 1.525, BHAT melesat 24,91% menjadi Rp 1.780, dan RAJA melesat 19,82% menjadi Rp 6.500. Meski tak ARA, saham UNTD melesat 33,70% menjadi Rp 123, SSTM naik 24,72% menjadi Rp 1.690, BOGA menguat 22,17% menjadi Rp 1.240, dan PURI melesat 19,89% menjadi Rp 434.

