Dua Saham Dibuka Kembali Perdagangannya di BEI Hari Ini, Berikut Daftarnya
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan dua saham yang sebelumnya disuspensi mulai sesi I, Rabu (26/5/2025). Kedua saham tersebut adalah PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) serta PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) beserta Waran Seri I-nya (INET-W).
BEI mencabut suspensi atas saham LFLO, sehingga saham tersebut kembali dapat diperdagangkan di seluruh pasar. Hanya saham saham LFLO dibuka di papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA).
Baca Juga
Perluas Akses Keuangan Digital bagi Generasi Muda, Dana Rilis Fitur Premini
Sebelumnya saham LFLO melesat lebih dari 94% menjadi Rp 700 dalam sebulan terakhir atau sebelum terkena suspense pada 18 November 2025. Penguatan saham yang dicatatkan di papan akselerasi ini berimbas terhadap penghentian sementara lebih dari satu hari bursa.
Sementara itu, untuk INET dan INET-W, BEI juga mengumumkan pencabutan suspensi sehingga perdagangan saham dan waran seri I perusahaan tersebut kembali normal. Dengan demikian, kedua instrumen tersebut dapat diperjualbelikan di seluruh sesi perdagangan bursa.
Baca Juga
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini, Saham WIFI hingga APEX Layak Dilirik
Berdasarkan data BEI diungkap bahwa saham INET telah melambung lebih dari 141% menjadi Rp 675 dalam sebulan terakhir. Begitu juga dengan INET-W telah melesat lebih dari 214% menjadi Rp 585. Bahkan, saham INET kemarin ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) sekitar 25% menjadi Rp 675.
Sebelumnya, Analis Kiwoom Sekuritas Abdul Azis Setyo W dan Sukarno Alatas mengatakan, sejumlah ekspansi yang dilakukan INET akan berdampak terhadap lompatan kinerja keuangan ke depan. Di antaranya, investasi Rp 200–300 miliar untuk proyek kabel laut Jakarta–Batam–Singapura berkapasitas 20 Tbps dengan 50% kapasitas sudah diamankan oleh PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE). Kondisi ini memberikan visibilitas pendapatan yang kuat dan meningkatkan efisiensi IP transit perseroan.
Grafik Saham

