IHSG Sentuh ATH 8.503 Terdorong Saham Big Cap
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mencatatkan level tertinggi baru atau all time high (ATH) 8.503 pada perdagangan intraday sesi II, Senin (24/11/2025). Penguatan tersebut ditopang kenaikan seluruh sektor saham dan sejalan dengan kenaikan mayoritas bursa saham Asia.
Penyumbang utama lompatan IHSG tersebut berasal dari saham sektor konsumer primer dengan kenaikan lebih dari 2,2%. Kenaikan pesat lebih dari 1% dibukukan saham sektor teknologi, material dasar, industry, infrastruktur, dan energi.
Baca Juga
CDI Group (CDIA) Operasikan PLTS 4,7 MWp, Kapasitas Bertambah Jadi Segini
Adapun saham penyumbang utama lompatan harga tersebut berasal dari kenaikan sejumlah saham big cap, seperti saham BREN, CUAN, BMRI, PTRO, AMMN, BRPT, hingga saham CDIA.
Adapun saham dengan kenaikan terpesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham DOOH menguat 34,57% menjadi Rp 218. ARA juga melanda saham INET 25% menjadi Rp 675, PKPK naik 25% menjadi Rp 850, SOTS naik 24,87% menjadi Rp 24,87% menjadi Rp 482, ARKO naik 24,81% menjadi Rp 3.320, dan saham BOGA naik 25% menjadi Rp 1.050. Lompatan juga melanda saham BMHS sebanyak 29,76% menjadi Rp 218, DGNS menguat 28,97% menjadi Rp 187, dan MPOW naik 25,62% menjadi Rp 152.
Baca Juga
Prodia (PRDA) Perkenalkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Deteksi Dini Penyakit Degeneratif
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup melemah tipis 5,57 poin (0,07%) menjadi 8.414. Rentang pergerakan indeks dalam kisaran 8.414-8.432 dengan nilai transaksi Rp 14,64 triliun. Penurunan tipis tersebut sejalan dengan penurunan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 0,29%, sektor konsumer non primer 0,49%, dan sektor keuangan 0,61%.
Di tengah penurunan tipis itu, enam saham berikut justru berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu BUKK naik 25% menjadi Rp 1.925, INDO naik 24,79% menjadi Rp 302, GGRP menguat 24,76%, SMDM menguat 24,75% menjadi Rp 1.260, GPSO menguat 24,59% menjadi Rp 760, SOTS naik 24,52% menjadi 386, dan BOGA naik 24,44% menjadi Rp 24,44%.

