Saham Top Losers Weekly: PURI dan PJHB Anjlok Parah dalam Sepekan
JAKARTA, investortrust.id – Bursa saham pekan ini mencatat tekanan signifikan pada sejumlah emiten yang masuk dalam daftar Top Losers Weekly. Saham PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) memimpin koreksi terdalam dengan penurunan harga hingga 55,14% dalam sepekan, dari 1.110 menjadi 498 per saham.
Pelemahan juga menimpa beberapa saham sektor logistik, energi, dan perdagangan. Berikut rangkuman kinerja emiten dengan koreksi terbesar pekanan PURI dengan pelemahan 55,14% menjadi Rp 498, saham PJHB menempati posisi kedua dengan penurunan 28,49%, sementara SHIP juga melemah tajam sebesar 22,46%.
Baca Juga
Top Gainer Saham Sepekan, BUKK Memimpin dengan Kenaikan Dekati 100%
Secara umum, pelemahan harga saham terjadi merata di berbagai sektor, dipengaruhi sentimen pasar yang cenderung melakukan aksi ambil untung serta meningkatnya volatilitas menjelang penutupan bulan.
Sebeliknya, beberapa saham dengan kenaikan harga signifikan sepanjang pekan ini dipimpin saham BUKK dengan kenaikan 95,43% dari posisi Rp 985 menjadi Rp 1.925. BOGA juga mencatat penguatan kuat sebesar 58,49% ke level Rp 840, disusul APEX yang naik 56,34% ke posisi Rp 222. Saham SMDM tidak kalah menonjol dengan lonjakan 54,60% menjadi Rp 1.260.
Kenaikan harga sejumlah saham tersebut sejalan dengan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil ditutup menguat 43,91 poin (0,52%) menjadi 8.414 sepanjang pekan ini. Bahkan, sempat menyentuh level tertinggi baru sepanjang masa 8.478 dengan rata-rata transaksi pekan ini Rp 21,36 triliun.
Kenaikan tersebut mendorong kapitalisasi pasar BEI meningkat menjadi Rp 15.391 triliun. Kenaikan indeks pekan ini didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperit property menguat 4,09%, sektor konsumer primer 3,82%, dan infrastruktur 1,52%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor material dasar, transportasi, dan konsumer non primer.
Baca Juga
Memasuki Kuartal Terkuat dan Berjalannya Ekspansi, Saham Metrodata (MTDL) Direkomendasi Ini
BEI juga mencatatkan peningkatan pembelian bersih (net buy) saham oleh investor asing menjadi Rp 3,90 triliun pekan ini atau meningkat dari realisasi pekan lalu senilai Rp 3,84 triliun. Peningkatan tersebut menjadikan net sell saham oleh pemodal asing sepanjang tahun berjalan turun drastic menjadi Rp 30,57 triliun.
Saham dengan net buy terbanyak pekan ini dicatatkan BMRI dengan nilai Rp 1,46 triliun, BBRI mencapai Rp 623,68 miliar, BOGA senilai Rp 582,95 miliar, IMPC mencapai Rp 524,03 miliar, dan BBCA senilai Rp 460,10 miliar. Adapun lima saham dengan net sell terbesar disumbangkan BUMI Rp 677,42 miliar, ANTN Rp 368,54 miliar, dan BRPT Rp 287,68 miliar.

