Bagikan

Berikut Daftar Top 10 Losers Sepekan, Ada Saham Yang Anjlok 44%

JAKARTA, Investortrust.id Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan top 10 losers saham sepakan ini berada dalam kisaran 17,27-44,78%. Sebanyak tiga saham turun lebih dari 30%, bahkan satu di antaranya anjlok lebih dari 44%.

Berdasarkan data BEI, saham dengan penurunan paling dalam mencapai 44,78% dicatatkan PT Singaraja Putra Tbk (SINI) dengan pelemahan dari Rp 1.150 menjadi Rp 635. Padahal, saham ini sempat bergerak di atas level Rp 2.000 sepanjang tahun 2023 berjalan.

Baca Juga

Top! Dua Saham Ini Melesat di Atas 120% dalam Sepekan

Koreksi terbanyak nomor dua dicatatkan saham PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK) sebanyak 37,24% dari Rp 1.195 menjadi Rp 750, dan ketiga saham PT Mitra Investindo Tbk (MITI) dengan penurunan sebanyak 30,65% dari Rp 620 menjadi Rp 430.

Koreksi beberapa saham tersebut sejalan dengan pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI periode 2-6 Oktober 2023 sebanyak 0,74% menjadi 6.888,51. 

Sebaliknya kedua saham ini mencatatkan lompatan harga lebih dari 120% pekan ini, yaitu  saham PT Sekar Laut Tbk (SKLT) dengan kenaikan 123,40% dari Rp 2.350 menjadi Rp 5.250 dan saham PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) mencapai 122,06% dari Rp 68 menjadi Rp 151 per saham.

Baca Juga

Investor Asing Net Sell Rp 11,45 Miliar Sepekan, GOTO Terbanyak 

Pekan ini, pemodal asing merealisasikan pembelian saham mencapai Rp 17,46 triliun. Sedangkan total saham yang dilepas mencapai Rp 17,48 triliun, sehingga pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 11,45 miliar.

Satu dari beberapa saham yang konsisten dilepas investor asing sepekan ini, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).Jumat (6/10/2023), asig net sell saham GOTO Rp 84,41 miliar. Net sell GOTO Senin Rp 34,42 miliar, Selasa  Rp 66,05 miliar, Rabu mencapai Rp 97,72 miliar, dan Kamis dengan net sell  Rp 64,48 miliar.

Baca Juga

BRIN: Ekonomi Digital Belum Merata

Terkait koreksi indeks pekan ini dipengaruhi atas penurunan dalam beberapa sektor, seperti sektor energi dengan pelemahan sebanyak 5,79%, disusul sektor industry turun 3,49%, sektor material dasar melemah 3,02%, dan sektor transfortasi anjlok 2,65%.

Sebaliknya penguatan melanda saham sektor kesehatan dengan penguatan hingga 4,42%, sektor barang konsumsi non primer 0,76%, sektor teknologi menguat 0,38%, dan sektor barang konsumsi primer hanya naik 0,21%. 

Daftar top 10 loser saham Pekan Ini:

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024