Unsuspensi Saham City Retail (NIRO), Penguatan Bakal Berlanjut?
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham PT City Retail Development Tbk (NIRO) di pasar regular dan pasar tunai mulai sesi I, Rabu (19/11/2025). Meski demikian, saham NIRO hanya bisa ditransaksikan di papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanis perdagangan full call auction (FCA).
Baca Juga
Pemerintah Siapkan Bea Keluar Ekspor Emas 2026, Ini Dampaknya bagi Emiten Tambang
BEI dalam pengumuman resminya menyebutkan bahwa berdasarkan penilaian suspensi atas saham NIRO dibuka kembali mulai sesi I hari ini. Sebagaimana diketahui saham ini telah dihentikan sementara sejak 6 November akibat lompatan harga.
Saham NIRO telah melambung lebih dari 173% menjadi Rp 350 dalam sebulan terakhir atau sebelum disuspensi sejak 7 November. Manajemen menyebutkan bahwa kenaikan harga tersebut murni mekanisme pasar, karena tidak ada informasi penting maupun material yang bisa memengaruhi pergerakan harga saham NIRO.
Baca Juga
IHSG Berpeluang Lanjutkan Pelemahan, Sebaliknya Tiga Saham Dipimpin TPIA Direkomendasikan Beli
Terkait kinerja keuangan, NIRO berhasil mencatatkan kenaikan penjualan dari Rp 951,25 miliar menjadi Rp 1,10 triliun, Sebaliknya laba usaha melemah dari Rp 316,34 miliar menjadi Rp 250,54 miliar. Perseroan juga masih mencatatkan kenaikan rugi tahun berjalan dari Rp 155,78 miliar menjadi Rp 314,30 miliar.
Sementara itu, BEI mengeluarkan dua saham dari PPK mulai sesi I hari ini, yaitu PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI). Kedua saham tersebut sebelumnya terkena suspense lebih dari saham hari akibat lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir.

