IHSG Sesi I Ditutup Melesat 0,29%, Saham PJHB Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (7/11/2025), ditutup lanjutkan kenaikan 23,78 poin (0,29%) menjadi 8.360. Rentang pergerakan 8.332-8.373 dengan nilai transaksi Rp 6,36 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 0,46%, sektor teknologi 0,36%, sektor infrastruktur 0,96%, sektor kesehatan 0,86%, dan sektor keuangan 0,33%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industry 0,40%, sektor konsumer non primer 0,30%, dan sektor konsumer primer 0,02%.
Baca Juga
Adapun saham yang dibuka melesat, yaitu saham pendatang baru PJHB naik hingga auto reject atas (ARA) 25% menjadi Rp 515, HDFA naik 28,10% menjadi Rp 196, CHEM naik 17,71% menjadi Rp 113, CRSN naik 17,54% menjadi Rp 134, dan TAYS naik 16,88% menjadi Rp 90.
Kemarin, IHSG ditutup menguat 18,53 poin (0,22%) ke level 8.337 didukung pemodal asing berbalik mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 113,46 miliar di seluruh pasar. Net sell terbanyak melanda saham BRMS Rp 201,33 miliar, BBCA Rp 166,22 miliar, dan COIN Rp 86,51 miliar.
Baca Juga
Penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor industry 2,08%, sektor energi 1,74%, sektor konsumer 1,02%. Sektor transprotasi 1,41%, sektor infrastruktur 0,91%, dan sektor property 0,37%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer non primer, sektor teknologi, dan sektor material dasar.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham LABA naik 34,67% menjadi Rp 268, UNTD melesat 34,52% menjadi Rp 113, NIRO menguat 25% menjadi Rp 350, dan PJHB menguat 24,85% menjadi Rp 412. Meski tak ARA, saham DFAM menguat 24,66% menjadi Rp 91.

