IHSG Dibuka Naik Tipis 0,11%, Saham Pendatang Baru PJHB Lanjut ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/11/2025), dibuka menguat tipis 9,52 poin (0,11%) menjadi 8.346. Kenaikan berbanding terbalik dengan mayoritas indeks saham Asia yang dibuka melemah.
Kenaikan ditopang penguatan seluruh sektor saham, seperti saham sektor energi, material dasar, industry, konsumer non primer, teknologi, property, keuangan, dan transportasi.
Baca Juga
Segmen Otomotif Cenderung Pulih, Saatnya Berburu SahamAstra (ASII)?
Adapun saham yang dibuka melesat, yaitu saham pendatang baru PJHB naik hingga auto reject atas (ARA) 25% menjadi Rp 515, CHEM naik 19,79% menjadi Rp 115, LABA naik 11,19% menjadi Rp 298, UNTD naik 8,85% menjadi Rp 123, dan PIPA naik 6,38% menjadi Rp 300.
Kemarin, IHSG ditutup menguat 18,53 poin (0,22%) ke level 8.337 didukung pemodal asing berbalik mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 113,46 miliar di seluruh pasar. Net sell terbanyak melanda saham BRMS Rp 201,33 miliar, BBCA Rp 166,22 miliar, dan COIN Rp 86,51 miliar.
Baca Juga
Penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor industry 2,08%, sektor energi 1,74%, sektor konsumer 1,02%. Sektor transprotasi 1,41%, sektor infrastruktur 0,91%, dan sektor property 0,37%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer non primer, sektor teknologi, dan sektor material dasar.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham LABA naik 34,67% menjadi Rp 268, UNTD melesat 34,52% menjadi Rp 113, NIRO menguat 25% menjadi Rp 350, dan PJHB menguat 24,85% menjadi Rp 412. Meski tak ARA, saham DFAM menguat 24,66% menjadi Rp 91.

