Stock Split Tuntas, Saham Indointernet (EDGE) Melompat 71%
JAKARTA, investortrust.id – Penguatan harga saham PT Indointernet Tbk (EDGE) telah mencapai 71,79% usai pemecahan nominal saham (stock split) atau hanya dalam lima hari perdagangan saham ini.
Berdasarkan data penutupan perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (21/11/2023), saham EDGE telah menguat dari level Rp 3.900 menjadi Rp 6.700 dalam lima hari transaksi atau melesat 71,79%.
Baca Juga
Meski demikian kapitalisasi (market cap) saham EDGE baru mencapai Rp 2,70 triliun atau masih terpaut jauh dari PT DCI Indonesia Tbk (DCII) dengan nilai Rp 81,44 triliun.
Penguatan tersebut menjadikan sejumlah nama-nama besar yang bertindak sebagai pemegang saham EDGE mendapatkan cuan berlipat, yaitu Otto Toto Sugiri selaku pemegang 16,56% saham EDGE, Bing Moniaga pemilik 6,44% saham, dan Ham Arming Hanafia pemegang 7,45%.
Sedangkan Digital Edge (Hong Kong) tercatat sebagai pengendali dengan kepemilikan 59,1% saham EDGE.
Baca Juga
Koreksi Dalam Saham BRPT dan BREN, Nilai Kekayaan Prajogo Pangestu Terpangkas
Perseroan sebelumnya telah menuntaskan pemecahan nilai nominasl saham dengan rasio 1:5. Stock split tersebut menjadikan nilai nominal saham EDGE dari Rp 50 menjadi Rp 10.
Terkait kinerja keuangan, Indointernet (EDGE) berhasil mencatatkan kenaikan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari Rp 111,87 miliar menjadi Rp 178,54 miliar sampai September 2023. Kenaikan tersebut menjadikan laba per saham sebelum stock split naik dari Rp 112,02 menjadi Rp 178,56 per saham.
Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan dari Rp 609,16 miliar menjadi Rp 698,47 miliar sampai kuartal III-2023. Laba bruto naik dari Rp 192,01 miliar menjadi Rp 230,98 miliar.

