Saham Emiten Toto Sugiri (EDGE) Melaju, Menguat 50,48% Usai Stock Split
JAKARTA, investortrust.id – Saham emiten milik Toto Sugiri, PT Indointernet Tbk (EDGE) terus melaju pasca pemecahan harga saham (stock split) 1:5 yang berlaku efektif 15 November 2023.
Sebelum stock split, harga saham EDGR bertengger di harga Rp 19.500, dan setelah dipecah menjadi Rp 3.900 per saham. Dengan harga barunya, harga saham perusahaan yang dikendalikan oleh Toto Sugiri, dikenal sebagai Bill Gates Indonesia terus menguat.
Pada sesi I perdagangan saham, Selasa (21/11/2023), saham EDGE terpantau bertengger di level Rp 6.650 per saham, menguat 18,75% dari harga pembukaan pasar pagi ini. Adapun volume transaksi tercatat sebanyak 26.428 lot.
Baca Juga
Secara kumulatif sejak stock split, harga saham EDGE telah menguat sebesar 50,48%. Penguatan di mulai pada tanggal 16 November di mana saham ini ditutup menguat ke level Rp 3.390.
Penguatan berlanjut pada tanggal 17 November ke level Rp 4.700. Sedangkan pada penutupan perdagangan 20 November saham EDGE tercatat menggapai level 5.600 per saham, sampai menembus harga Rp 6.650 per saham pada Sesi I hari ini.
Terkait kinerja keuangan, Indointernet (EDGE) berhasil mencatatkan kenaikan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari Rp 111,87 miliar menjadi Rp 178,54 miliar sampai September 2023.
Kenaikan tersebut menjadikan laba per saham sebelum stock split naik dari Rp 112,02 menjadi Rp 178,56 per saham.
Baca Juga
Harga Emas Batangan Antam Diskon Rp 2.000, Ini Daftar Harganya
Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan dari Rp 609,16 miliar menjadi Rp 698,47 miliar sampai kuartal III-2023. Laba bruto naik dari Rp 192,01 miliar menjadi Rp 230,98 miliar.
Adapun struktur pemegang saham EDGE terdiri dari: Digital Edge (Hong Kong) Ltd menguasai 59,1%, kemudian Otto Toto Sugiri menguasai 16,56%, disusul Han Arming Hanafia sebesar 7,45%, Bing Moniaga sebanyak 6,44% dan masyarakat sekitar 8,81%. Selebihnya pemegang saham di bawah 5%.

