Gara-gara Ini, Rugi Bank KB Bukopin (BBKP) Bertambah hingga Kuartal III
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) memncatatkan kenaikan rugi tahun berjalan dari Rp 2,63 triliun menjadi Rp 3,37 triliun hingga kuartal III-2023. Rugi bersih tersebut dipicu lonjakan beban bunga dan beban syariah dan penurunan nilai aset keuangan.
Baca Juga
Bank KB Bukopin (BBKP) Suntik Modal KB Bukopin Syariah Rp 120 Miliar
Perseroan melalui publikasi laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/11/2023) menyebutkan, pendapatan bunga dan syariah justru melesat dari Rp 3 triliun menjadi Rp 3,60 triliun sampai September 2023.
Namun kenaikan beban bunga dari Rp 1,94 triliun menjadi Rp 2,82 triliun dan beban syariah naik dari Rp 185,08 miliar menjadi Rp 218,87 miliar memicu pendapatan bunga bersih perseroan turun dari Rp 882,54 miliar menjadi Rp 561,71 miliar.
Baca Juga
Gabungkan 3 Layanan Digital Banking, Bank KB Bukopin (BBKP) Kini Punya KBStar
Rugi brsih perseroan juga dipicu atas beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan bersih yang meningkat dari Rp 2,79 triliun menjadi Rp 3,81 triliun. Hal tersebut memicu rugi sebelum beban pajak penghasilan melesat dari Rp 3,36 triliun menjadi Rp 4,31 triliun.

