Krakatau Steel (KRAS) Berbalik Menjadi Laba US$ 24,40 Juta, Ini Penopangnya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) berhasil membukukan kinerja positif hingga periode yang berakhir 30 September 2025. Hal ini ditunjukkan keberhasilan perseroan mencatatkan laba bersih sebanyak US$ 24,40 juta, dibandingkan kuartal III-2024 dengan rugi bersih US$ 186,70 juta.
Manajemen KRAS dalam rilis kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/10/2025), menyebutkan bahwa raihan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan usaha menjadi US$ 706,08 juta, dari periode sama tahun sebelumnya US$ 657,52 juta.
Baca Juga
Utang Berkurang 12,5% Usai Krakatau Steel (KRAS) Percepat Pelunasan
Laba bruto tercatat sebesar US$ 53,12 juta hingga September 2025 atau turun dari US$64,29 juta pada tahun sebelumnya, terutama akibat peningkatan beban pokok pendapatan yang mencapai US$ 652,97 juta. Perseroan membukukan rugi operasi sebesar US$ 37,86 juta, membesar dari rugi operasi US$ 22,54 juta pada 2024.
Namun demikian perseroan justru bisa mencatatkan laba bersih yang datang dari laba atas penyelesaian kewajiban yang dipercepat dengan keringanan atas utang restrukturisasi mencapai US$ 156,74 juta. Selain itu, KRAS mencatatkan keuntungan selisih kurs sebesar US$ 31,67 juta, meski masih menanggung biaya keuangan sebesar US$ 107,04 juta.
Hal ini membuat laba sebelum pajak tercatat sebesar US$ 33,08 juta, berbalik dari rugi US$ 181,69 juta pada kuartal III-2024. Setelah memperhitungkan beban pajak, KRAS menutup periode dengan laba bersih sebesar US$ 24,40 juta, dibandingkan rugi bersih US$ 186,70 juta pada September 2024.
Krakatau Steel (KRAS) sebelumnya mengumumkan percepatan penyelesaian kewajiban restrukturisasi setelah memperoleh persetujuan tertulis dari seluruh bank kreditur. Penyelesaian ini dilakukan dengan skema Penyelesaian Kewajiban Dipercepat dengan Keringanan terhadap empat bank swasta.
Baca Juga
Citi Indonesia Sambut Positif Insentif Likuiditas Makroprudensial dari BI
Total kewajiban yang penyelesaian dipercepat Rp 248,24 miliar dan US$ 159,06 juta. Sekretaris Perusahaan Krakatau Steel Fedaus menyampaikan bahwa apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelesaian proses restrukturisasi tersebut.
KRAS membayar Rp 49,64 miliar dan US$ 31,81 juta kepada empat bank swasta, sehingga memperoleh keringanan pokok sebesar 80%. Selain itu, KRAS mendapatkan penghapusan bunga dan denda sebesar Rp 112,92 miliar dan US$ 18,75 juta dari transaksi ini.
Setelah pelunasan ini, sisa utang restrukturisasi KRAS turun menjadi Tranche A: Rp 561,44 miliar, US$ 122,49 juta, dan EUR 811.238. Tranche B: Rp 2,87 triliun dan US$ 37,27 juta. Serta Tranche C: Rp 3,71 triliun, US$ 618,85 juta, dan EUR 4,06 juta.
