RAJA Beberkan Faktor Ini Jadi Pemicu Lonjakan Harga Saham
JAKARTA, investortrust.id – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) angkat bicara terkait lonjakan harga saham perseroan yang sempat menarik perhatian pasar dalam beberapa pekan terakhir.
VP Finance and Investor Relation RAJA Aldila Ayudya Putri menjelaskan bahwa pergerakan harga saham RAJA sepanjang 2025 menunjukkan dinamika pesat, seiring perubahan sentimen investor dan kondisi di sektor energi.
Baca Juga
NET Siap Akuisisi PADA, Saham Melonjak 742,86% dalam 3 Bulan
“Sejak awal tahun 2025 sampai dengan 24 Oktober 2025, pergerakan harga saham RAJA menunjukkan fluktuasi yang dipengaruhi oleh sentimen investor, dinamika sektor energi, serta persepsi pasar terhadap perkembangan bisnis perseroan,” ujar Aldila dalam paparan publik secara daring, Senin (27/10/2025).
Ia memaparkan, harga penutupan tertinggi sebelumnya terjadi pada 21 dan 22 Januari 2025 di level Rp 4.230 per saham. Setelah itu, harga saham sempat terkoreksi bertahap seiring normalisasi pasar.
Namun, pada awal Oktober 2025, saham RAJA kembali mencatat lonjakan signifikan hingga menyentuh level Rp 5.675 per saham pada 10 Oktober 2025, atau naik 108,64% dari posisi sebelumnya.
Baca Juga
RAJA Sinyalkan Pertahankan Kebijakan Dividen Stabil pada 2025
Aldila menegaskan bahwa seluruh pergerakan harga saham tersebut sepenuhnya merupakan bagian dari dinamika pasar modal. “Hingga tanggal pemaparan publik ini disampaikan, seluruh informasi material telah kami sampaikan secara lengkap dan tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Sementara itu, pada perdagangan Senin (27/10/2025), saham RAJA justru terkoreksi 620 poin atau 13,96% ke level Rp 3.820 per saham.

