Usai Cetak Lonjakan Harga Saham 2.800%, PGUN Umumkan Lompatan Laba Yang Tak Kalah Tingginya
JAKARTA, investortrust.id – PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), emiten yang dikendalikan Haji Isam ini, membukukan lonjakan laba bersih tahun berjalan tercatat Rp 101,43 miliar hingga kuartal III-2025. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebanyak 448,86% dari raiha periode sama tahun sebelumnya Rp 18,48 miliar.
PGUN dalam rilis laporan kinerja keuangannya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (25/10/2025), menyebutkan bahwa kenaikan tersebut sejalan dengan peningkatan penjualan bersih menjadi Rp 537,83 miliar sampai September 2025, meningkat dari Rp 387,82 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga
Haji Isam Salip Konglomerat Ternama, Kekayaan Tembus Rp 150,5 Triliun Berkat Saham Sawit Melejit
Seiring peningkatan pendapatan, laba bruto perseroan naik menjadi Rp 187,55 miliar, dibandingkan Rp 90,86 miliar pada September 2024. Laba usaha tercatat melonjak menjadi Rp 148,67 miliar, jauh di atas capaian tahun sebelumnya sebesar Rp 51,34 miliar. Kenaikan laba ini didorong efisiensi beban umum dan administrasi, serta kontribusi lain-lain.
Setelah memperhitungkan beban keuangan dan pos lainnya, laba sebelum pajak penghasilan meningkat signifikan menjadi Rp 129,91 miliar, dibandingkan Rp 23,92 miliar pada tahun sebelumnya. Setelah dikurangi pajak kini dan pajak tangguhan, laba bersih tahun berjalan tercatat Rp 101,43 miliar, naik tajam dari Rp 18,48 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga
PGUN merupakan emiten dengan kenaikan harga saham paling pesat mencapai 2.846% menjadi Rp 16.500 sepanjang tahun 2025 berjalan. Bahkan saham emiten yang dikendalikan Haji Isam ini sempat melesat hingga lebih dari 5.100%.
Meski labanya tak sebesar emiten sawit lainnya, kapitalisasi pasar (market cap) PGUN jauh di atas emiten perkebunan lainnya dengan nilai Rp 96,66 triliun, bandingkan dengan AALI senilai Rp 15,39 triliun dan SMAR senilai Rp 15,43 triliun.

