Kinerja UNVR Lampaui Estimasi, Saatnya Berburu Sahamnya?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan realisasi kinerja keuangan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) hingga kuartal III-2025 telah melampaui eskpektasi consensus analis. Pertumbuhan laba solid menadanai fase pulihan bisnis terus berlanjut.
Unilever Indonesia (UNVR) berhasil membukukan pendapatan Rp 9,4 triliun pada kuartal III-2025, tumbuh 12,4% secara tahunan (yoy) dan 7,7% secara kuartalan (qoq). Dengan demikian, total pendapatan sembilan bulan pertama 2025 mencapai Rp 27,6 triliun atau naik 0,7% yoy.
Baca Juga
Unilever (UNVR) Optimistis Pertahankan Lonjakan Laba di Kuartal IV-2025
“Angka tersebut melampaui ekspektasi konsensus dan proyeksi BRI Danareksa Sekuritas. Torehan ini setara dengan 79% dari target consensus dan 80% dari target BRI Danreksa,” tulis komenter pasar dari analis BRI Danareksa Sekuritas Christy Halim & Sabela Amalina di Jakarta, Jumat (24/10/2025).
Dari sisi segmen, Home & Personal Care (HPC) tumbuh signifikan 14,6% yoy dan 8,9% qoq, sementara Foods & Refreshment (FNR) meningkat 8,5% yoy dan 5,4% qoq pada kuartal III-2025. Secara keseluruhan, Unilever Beauty & Wellbeing (UVG) naik 10,1% yoy, dan Unilever Personal Goods (UPG) naik 2,4% yoy.
BRI Danareksa Sekurtas juga menyebutkan perbaikan margin terlihat jelas. Gross Profit Margin (GPM) meningkat menjadi 49,2% pada kuartal III-2025, naik dari 48,0% di kuartal II-2025 dan 45,5% di periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini didukung oleh efisiensi biaya produksi dan penurunan beban operasional (opex) sebesar 4,7% yoy di periode sembilan bulan pertama 2025. Rasio opex terhadap penjualan turun menjadi 32,3% dari 34,2% di tahun sebelumnya.
Baca Juga
Unilever (UNVR) Tegaskan Komitmen Bagikan Dividen 100% dari Laba 2025
Terkait pemisahan bisnis pemisahan bisnis es krim diungkapkan manajemen akan berdampak sementara pada kinerja, namun diharapkan memperkuat profitabilitas jangka panjang. Hingga kuartal III-2025, bisnis es krim menyumbang 10,3% terhadap penjualan dan 8,1% terhadap laba bersih.
Terkait torehan laba, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan, laba bersih Januari-Semptember 2025 mencapai Rp 3,3 triliun, naik 10,8% yoy. Reliasasi ini setara dengan 77% dari target konsensus dan 82% dari estimasi BRI Danareksa Sekuritas. “Torehan ini menunjukkan kinerja di atas ekspektasi,” tulisnya.
Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi hold saham UNVR dengan target harga Rp 1.750 per saham, seiring dengan tanda-tanda pemulihan yang berkelanjutan dan strategi efisiensi yang efektif.

