BEI Genjot Pendalaman Pasar untuk Dongkrak Transaksi Harian Saham
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) di pasar modal melalui strategi pendalaman pasar yang menyentuh sisi penawaran (supply) dan permintaan (demand).
Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat likuiditas dan memperluas partisipasi investor di pasar modal Indonesia. “Kalau rata-rata nilai transaksi harian tentu kita terus lakukan pendalaman pasar, baik dari sisi supply maupun demand. Dengan demikian, kita harapkan RNTH akan naik terus,” ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Baca Juga
Menurut Jeffrey, partisipasi publik yang tinggi melalui berbagai kegiatan edukasi dan literasi pasar modal, seperti Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025, menjadi faktor penting untuk memperluas basis investor dan memperkuat ekosistem pasar.
“Antusiasme masyarakat untuk mengenal pasar modal sangat luar biasa. Ini menunjukkan potensi pertumbuhan pasar modal yang dapat dinikmati masyarakat luas. Literasi menjadi kunci untuk memperluas partisipasi publik,” jelasnya.
Baca Juga
IHSG Sesi I Terjun 2,22% Diseret Saham Konglomerasi, Sebaliknya SCNP, BLUE, dan SKBM Cetak ARA
Sebelumnya, Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menilai bahwa nilai transaksi saham di Indonesia yang saat ini masih berada di kisaran US$1 miliar per hari seharusnya bisa ditingkatkan hingga US$8 miliar per hari, seiring dengan besarnya skala ekonomi nasional. “Sebagai negara terbesar di ASEAN, kita seharusnya bisa mencapai US$8 miliar per hari,” ujar Pandu di Jakarta.
Pandu juga menyoroti bahwa 50%–60% dari proses investasi di Indonesia masih dipengaruhi oleh pertimbangan geopolitik, yang turut menjadi tantangan bagi peningkatan aktivitas pasar modal di Tanah Air.

