SGX Group dan BEI Luncurkan ‘Singapore Unsponsored Depository Receipts Linkage’, Saham BBCA, TLKM, dan ICBP Jadi ‘Underlying’
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Singapore Exchange (SGX Group) meluncurkan produk Indonesia–Singapore Unsponsored DR Linkage diawali penerbitan perdana produk Singapore Unsponsored DR (SDRs). Produk ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU antara SGX Group dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2024.
Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan, inisiatif tersebut merupakan upaya memperkuat salah satu fokus strategis utama BEI, yakni sinergi dan konektivitas regional. Dia percaya, langkah ini akan meningkatkan likuiditas pasar, memperluas partisipasi investor, serta memperkuat arus investasi lintas negara.
Baca Juga
Pasar Saham masih Prospektif, Mirae Asset Rekomendasikan Buy on Weakness 6 Saham Ini
“Melalui penciptaan saluran investasi baru, kerja sama Unsponsored DR Linkage juga mempertegas misi kami untuk mengembangkan pasar modal Indonesia yang lebih inklusif, terhubung secara global, dan sejalan dengan kemajuan regional,” jelas Iman secara tertulis, Kamis (16/10/2025).
Lewat SDR, investor di Singapura dapat dengan mudah mengakses efek-efek yang tercatat di Indonesia menggunakan broker lokal mereka, dengan transaksi dalam mata uang dolar Singapura selama jam perdagangan SGX. Hal ini menyederhanakan akses terhadap efek yang tercatat di luar negeri, serta memberikan pengalaman berinvestasi yang efisien dan nyaman.
SDR juga melengkapi pasar domestik dengan menghadirkan basis investor yang lebih luas, sehingga menambah likuiditas di pasar yang menjadi underlying. Perusahaan tercatat di Indonesia yang sahamnya digunakan menjadi underlying dari produk Unsponsored DR Linkage ini juga memperoleh manfaat, berupa peningkatan visibilitas atau eksposure di Singapura.
SDR Indonesia yang diterbitkan oleh Phillip Securities Pte Ltd mewakili kepemilikan manfaat (beneficial ownership interests) atas saham-saham yang tercatat di BEI dari tiga perusahaan besar: Bank Central Asia, Telkom Indonesia, dan Indofood CBP, yang merupakan saham-saham konstituen dari indeks IDX30. “Peluncuran produk Unsponsored DR Linkage bersama BEI ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan kami memperkuat konektivitas regional,” tambah CEO SGX Group Loh Boon Chye.
Baca Juga
Pemerintah dan BI Evaluasi Aturan DHE SDA, Fokus pada Siklus dan Dampak Valas
Kolaborasi dengan bursa-bursa lain juga merupakan salah satu elemen dalam rangkaian rekomendasi menyeluruh yang diumumkan oleh Equities Market Review Group pada Februari 2025. Loh Boon Chye menilai, Indonesia adalah pasar yang dinamis sekaligus bertumbuh pesat, dan kerja sama ini memungkinkan investor di Singapura untuk berpartisipasi dalam perkembangan tersebut. “Kami menantikan kerja sama yang lebih erat dengan BEI untuk membuka lebih banyak peluang lintas batas,” ujarnya.
Kerja sama antara SGX Group dan BEI menjadi langkah maju lain, untuk memperdalam konektivitas pasar modal di kawasan ASEAN. Inisiatif ini juga menjadi kerja sama tingkat Bursa kedua di ASEAN dalam hal penerbitan produk Unsponsored DR, setelah keberhasilan Thailand–Singapore Unsponsored DR Linkage.
Menurut Iman, inisiatif tersebut melengkapi komitmen ASEAN Exchanges terkait kolaborasi regional dalam pengembangan produk Unsponsored DR, serta upaya promosi kawasan ASEAN sebagai pusat investasi yang menarik.

