IHSG Bisa Rebound, Tiga Saham Dipimpin PSAB dan HRUM Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/10/2025), berpeluang bergerak dalam rentang 8.160-8.290. Adapun tiga saham pilihan yang direkomendasikan beli hari ini adalah PSAB, HRUM, dan JSMR.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG berpotensi bertahan di atas area support 8.160 dengan peluang rebound menuju resistance terdekat 8.290. Pergerakan indeks juga dipengaruhi sikap pelaku pasar terhadap perkembangan ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok.
Baca Juga
Saat IHSG Terpengaruh Tensi Geopolitik, Saham Tambang Logam hingga 4 Saham Ini Layak Dilirik
Pergerakan indeks juga dipengaruhi laju harga komoditas utama, seperti emas, yang mencatatkan kenaikan menuju level tertinggi sepanjang masa (ATH), membuka peluang rotasi ke sektor-sektor berbasis komoditas yang memiliki korelasi positif terhadap pergerakan tersebut.
Kenaikan indeks juga dipengaruhi laju bursa utama AS yang ditutup melesat semalam, yaitu Dow Jones naik 1,29%, S&P500 menguat 1,56%, dan Nasdaq menguat lebih dari 2,21%. Kenaikan serupa juga melanda hampir seluruh indeks utama bursa saham Eropa.
Di tengha potensi pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham PSAB dengan target harga Rp 695-740, HRUM dengan target harga Rp 1.310-1.405, dan JSMR dengan target harga Rp 3.950-4.110. Sebaliknya saham AKRA direkomendasikan jual.
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 30,66 poin (0,37%) menjadi 8.227, meski demikian investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 2,29 triliun di seluruh pasar. Net buy terbesar disumbangkan crossing saham CASA dari pemodal lokal ke asing bernilai Rp 2,85 triliun. Selanjutnya BRMS Rp 292,33 miliar, ENRG Rp 86,41 miliar, AMRT Rp 79,11 miliar, dan ANTM Rp 76,94 miliar.
Penurunan tersebut dipicu atas penurunan atas penurunan sejumlah sektor keuangan sebanyak 1,52%, sektor property 1,47%, sektor infrastruktur 1,47%, konsumer primer 0,94%, dan sektor industry 0,48%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi 1,51%, sektor material dasar 1,23%, dan sektor konsumer non primer sebanyak 0,94%.
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham GZCO naik 25% menjadi Rp 270, MRAT naik 25% menjadi Rp 420, ASPI naik 24,83% menjadi Rp 905, PORT naik 24,77% menjadi Rp 1.335, SOSS naik 24,55% menjadi Rp 1.040, dan PSGO naik 24,55% menjadi Rp 274.

