IHSG Berpeluang Rebound ke 8.247, Saham Energi dan Media Ini Jadi Pilihan Teratas
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpotensi menguat menuju area resistance 8.247 pada perdagangan Kamis (9/10/2025). Prospek penguatan ini didukung oleh peluang rebound teknikal dan rotasi sektor menuju saham-saham energi dan media. Sejumlah saham ini, ADRO, SCMA, MINA, dan CBDK, bisa menjadi pilihan utama pilihan investor.
Analis Pasar Modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana menilai peluang kenaikan IHSG masih terbuka, meski sempat mengalami koreksi. “Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas area support kuat di kisaran MA20 pada 8.044 hingga lower wedge di 8.000, sehingga peluang rebound masih terbuka apabila tekanan jual mulai mereda,” ujarnya kepada investortrust.id, Rabu (8/10/2025).
Baca Juga
Pemerintah Rancang E10, Saham SRSN bisa Ketiban Cuan dengan Target Harga Rp 150
Pada perdagangan Rabu atau kemarin, IHSG ditutup melemah tipis 3,25 poin atau 0,04% ke level 8.166,03, setelah sempat mencetak rekor tertinggi baru. Pelemahan ini disebabkan oleh aksi ambil untung investor dan turunnya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) ke posisi 115, level terendah sejak Mei 2022.
Meski begitu, minat pasar masih solid tercermin dari nilai transaksi tinggi yang mencapai Rp 29,01 triliun. “Aktivitas perdagangan tetap aktif meskipun koreksi teknikal terjadi,” jelas Hendra.
Dari sisi eksternal, tekanan terhadap rupiah masih terasa. Berdasarkan kurs JISDOR, rupiah melemah ke Rp 16.606 per dolar AS seiring dengan penguatan dolar global yang menekan mata uang regional.
Baca Juga
Ditopang Sejumlah Faktor Ini, Laba Timah (TINS) bisa Melesat 206% di 2026
Secara sektoral, saham energi dan teknologi menjadi motor penggerak indeks. Saham ADRO melesat 12,12% didorong kenaikan harga batu bara dan momentum ekspor, sementara ANTM menguat 6,05% berkat prospek kenaikan harga emas di atas US$ 4.000 per troy ounce serta tren permintaan logam untuk transisi energi global.
Sebaliknya, saham perbankan menekan indeks. BBCA turun 2,64% dan BMRI melemah 0,93% akibat aksi profit taking asing. Saham BREN juga terkoreksi 3,26%, mencerminkan rotasi investor dari big cap ke sektor energi dan komoditas.
Saham Pilihan
Terkait saham pilihan hari ini, Hendra merekomendasikan beberapa saham unggulan. “ADRO direkomendasikan buy dengan target Rp 2.000 seiring kenaikan harga batu bara dan permintaan global yang stabil,” ujarnya.
Baca Juga
Emtek (EMTK) Lagi-lagi Borong 256,98 Juta Saham SCMA, Nilai Transaksi Capai Ratusan Miliar
Selain itu, saham SCMA tetap menarik dengan target harga Rp 500, didukung aksi korporasi grup EMTK dan prospek IPO Superbank serta platform Vidio yang memperkuat ekosistem digital.
Saham MINA berpotensi technical rebound menuju Rp 270, sementara CBDK ditargetkan ke Rp 8.000 dengan prospek bisnis ritel premium yang tumbuh pesat.

