IHSG Berpeluang Lanjutkan Koreksi, Dua Saham Ini Jadi Pilihan Teratas
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (12/6/2024), masih lanjutkan trend bearish dengan potensi penurunan menuju area support 6.760.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan peluang penurunan tersebut terjadi setelah IHSG kembali menembus support 6.893 dan belum ada tanda-tanda pembalikan arah.
Baca Juga
BEI Cabut Suspensi Saham SOLA, Harga Terakhir Rp 50 per Saham
Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas tetap optimistis terhadap pergerakan harga beberapa saham hari ini. Di antaranya, saham MBMA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 655-725 dan saham WIFI direkomendasikan beli dengan target harga Rp 180-200. Sebaliknya saham CFIN dan DOID direkomendasikan jual.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penutupan bursa Wall Street semalam, yaitu Dow Jones ditutup melemah 0,31%. Sebaliknya indeks Nasdaq melesat 0,88% ke level tertinggi baru dan indesk S&P500 menguat 0,27%.
IHSG kemarin ditutup amblas sebanyak 65,86 poin (0,95%) menjadi 6.855,69. Pemodal asing juga kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,17 triliun, seperti saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 289,89 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 238,44 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 153,43 miliar.
Baca Juga
BSD (BSDE) Borong Puluhan Juta Saham Duta Pertiwi (DUTI), Kepemilikan Publik Menyusut
Koreksi indeks kemarin dipicu penurunan mayoritas sektor saham, seperti sektor industry turun 2,45%, sektor consumer primer turun 1,07%, sektor keuangan melorot 1,08%, sektor properti turun 0,90%, dan sektor consumer non primer turun 0,68%. Sebaliknya penguatan hanya melanda saham sektor energi 0,14%.
Pelemahan indeks terjadi justru saat saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan penguatan Rp 650 (9,77%) menjadi 7.300.
Grafik IHSG

