IHSG Sesi I Ditutup Turun Tipis, Sebaliknya Sejumlah Saham Ini justru ARA Dipimpn PIPA hingga HERO
JAKARTA, investortrust.id — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (6/10/2025), ditutup turun sebanyak 4,71 poin (0,06%) menjadi 8.113. Rentang pergerakan 8.104-8.176 dengan nilai transaksi Rp 14,54 triliun.
Penurunan tersebut dipicu atas pelemaham sejumalh sektor saham, seperti sektor industry 1,53%, sektor kesehatan 1,31%, sektor keuangan 0,62%, sektor konsumer primer 0,88%, sektor konsumer non primer 0,48%, dan sektor transportasi 0,68%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi 2,07%, sektor infrastruktur 0,77%, sektor material dasar 1,15%, dan sektor energi 0,46%.
Baca Juga
Volume Penjualan Emas Batangan Naik 76,86%, Hartadinata (HRTA) Optimistis Keuangan Melesat
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PIPA naik 25% menjadi Rp 625, ANJT naik 25% menjadi Rp 2.700, CBRE naik 24,88% menjadi Rp 1.255, AGII naik 24,80% menjadi Rp 1.560, JECC naik 24,75% menjadi Rp 1.260, PNGO naik 24,75% menjadi Rp 3.780.
Kenaikan hingga ARA juga melanda saham NIKL sebanyak 24,67% menjadi Rp 374, RMKE menguat 24,53% menjadi Rp 2.310, IDPR naik 24,50% menjadi Rp 620, SSTM menguat 24,41% menjadi Rp 316, dan HERO menguat 24,35% menjadi Rp 715. Meski tak ARA, saham RMKO naik 30,57% menjadi Rp 252 dan DSFI menguat 22,99% menjadi Rp 107.
Pekan lalu, IHSG berhasil catatkan kenaikan sebanyak 18,96 poin (0,23%) menjadi 8.118,30. Kenaikan tersebut berimbas terhadap peningkatan kapitalisasi pasar (market cap) bursa menjadi Rp 15.079 triliun dengan rata-rata nilai transaksi harian Rp 25,02 triliun.
Di tengah penguatan tersebut, saham ASLI mencatatkan kenaikan paling tinggi dengan lonjakan 226% dari Rp 50 menjadi Rp163 per saham. Selain ASLI, saham KOKA mencatatkan penguatan besar sebesar 113,04% ke level Rp 392 dari Rp 184 pada pekan sebelumnya. Disusul ESTA dengan penguatan 110,39% menjadi Rp 162 dari Rp 77 per saham. Saham BEEF menguat 101,98% menjadi Rp 715 per saham, serta UANG melesat 98,16% ke level Rp 5.925.
Baca Juga
Penyumbang utama kenaikan indeks pekan lalu datang dari sejumlah saham, yaitu saham BRMS dengan kenaikan 32,87%, saham BREN naik 5,82%, saham BRPT naik 4,34%, saham MLPT menguat 14,04%, saham FILM naik 26,03%, saham PANI menguat 13,66%, dan saham EMTK naik 14,07%.
Sedangkan sektor utama penopang penguatan indeks datang dari kenaikan pesat saham sektor material dasar 5,88%, sektor konsumer primer 4,89%, sektor teknologi 4,97%, sektor property 3,76%, sektor energi 2,74%, dan sektor infrastruktur 0,41%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan dan keuangan.

