IHSG Akhir Pekan Ditutup Melesat 0,59%, Puluhan Saham Cetak ARA Dipimpin Emiten Hapsoro Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/10/2025), ditutup melesat sebanyak 47,22 poin (0,59%) menjadi 8.118,30. Rentang pergerakan 8.070-8.114 dengan nilai transaksi Rp 20,72 triliun.
Kenaikan indeks ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor teknologi 3,09%, industri 2,46%, sektor konsumer non primer 1,57%, sektor energi 1,21%, sektor infrastruktur 1,06%, sektor teknologi 1,90%, dan konsumer primer 0,27%. Sebaliknya penurunan melanda saham kesehatan dan keuangan.
Baca Juga
Banding Uni Eropa Terhadap Indonesia Eropa Tak Akan Ganggu IEU-CEPA
Sedangkan saham tercuan hingga auto reject atas (ARA) terdiri atas saham KOBX melesat 34,97% menjadi Rp 193 dan ASLI menguat 34,71% menjadi Rp 163. ARA juga melanda saham AGII sebanyak 25% menjadi Rp 1.250, NIKL naik 25% menjadi Rp 300, dan saham PIPA naik 24,38% menjadi Rp 500.
Tiga saham emiten yang dikendalikan Happy Haposoro juga cetak ARA hari ini, yaitu saham BUVA naik 25% menjadi Rp 750, UANG menguat 24,74% menjadi Rp 5.925, dan RAJA dengan kenaikan 24,85% menjadi Rp 4.070. ARA juga melanda saham CBRE naik 24,84% menjadi Rp 1.005, dan PIPA naik 24,38% menjadi Rp 500. Saham KOKA menguat 24,84% menjadi Rp 392, ARTA naik 24,81% menjadi Rp 3.370, PNGO naik 24,69% menjadi Rp 3.030, dan POLU menguat 19,89% menjadi Rp 16.875.
Meski tak ARA, lompatan dicatatkan emiten Haporo ini, MINA, naik 22,54% menjadi Rp 212, PTRO naik 6,30% menjadi Rp 7.150, dan SINI menguat 10% menjadi Rp 4.400. INOV naik 34,04% menjadi Rp 126, saham MBTO menguat 32,35% menjadi Rp 180, dan TINS menguat 20,63% menjadi Rp 2.310.
Kemarin, IHSG BEI ditutup menguat tipis naik 27,26 poin (0,34%) menjadi 8.071 disertai dengan penjualan bersih saham oleh investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,42 triliun di seluruh pasar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI Rp 913,87 miliar, EMTK Rp 190,16 miliar, dan BBCA Rp 186,58 miliar.
Baca Juga
Teladan Agro (TLDN) Bagikan Dividen Rp 200,67 Miliar, Simak Jadwal Berikut
Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor konsumer primer 2,24%, sektor teknologi 1,13%, sektor properti 1,06%, sektor keuangan 1,03%, sektor energi 0,81%, sektor material dasar 0,60%, dan sektor konsumer non primer 0,48%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industri, kesehatan, dan infrastruktur.
Sejalan dengan kenaikan IHSG tersebut, sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham ASLI juga ARA 34,44% menjadi Rp 121, SULI naik 34,51% menjadi Rp 152, DIVA sebanyak 34,31% menjadi Rp 184, TNCA naik 34,12% menjadi Rp 228, UANG menguat 25% menjadi Rp 4.750, TFAS menguat 25% menjadi Rp 280, LION naik 25% menjadi Rp 800, PIPA naik 24,84% menjadi Rp 402, LPGI naik 24,49% menjadi Rp 610, dan WOOD naik 24,49% menjadi Rp 615.

