'Family Offices' Dunia Ramai-Ramai Tambah Porsi Aset Publik dan Kripto
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kantor keluarga (family offices) yang mengelola kekayaan keluarga terkaya dunia mulai mengubah arah portofolio mereka di tengah inflasi global yang masih tinggi. Survei Goldman Sachs tahun ini menunjukkan adanya pergeseran signifikan, khususnya dari private equity ke pasar publik dan aset digital.
Menurut laporan tersebut, alokasi single family offices ke saham publik mencapai 31% pada 2025, naik dari 28% pada 2023. Selain itu, porsi investasi juga tersebar di kas, obligasi, properti riil, infrastruktur, dan hedge fund.
Global Private Wealth Management Capital Markets Goldman Sachs Sarah Nison Trajono mengungkapkan, setelah gejolak pasar pada April 2025 akibat sengketa tarif, pembelian kembali dilakukan secara agresif.
“Family offices ikut serta pada ‘Liberation Day’, dengan dua kaki, dua tangan, dan seluruh kepala,” ujarnya, dilansir dari CryptoNewsFlash, Senin (22/9/2025).
Baca Juga
Setahun Meluncur, Transaksi Derivatif Kripto Bursa CFX Tembus Rp 73,8 Triliun
Fenomena baru juga tampak pada adopsi digital. Data Goldman Sachs mencatat 33% family offices kini memiliki eksposur ke kripto, naik dari 26% dua tahun lalu. Namun, 44% lainnya tetap menyatakan tidak berminat.
Head of Wealth Management UBS China Lu Zijie mengatakan, dorongan besar datang dari generasi penerus. “Banyak individu generasi kedua dan ketiga dari family offices mulai mempelajari dan ikut serta dalam mata uang digital,” katanya.
Baca Juga
Mayoritas responden survei Goldman Sachs mengelola aset lebih dari US$ 1 miliar. Dari jumlah itu, 47% berbasis di Amerika Serikat (AS), sisanya tersebar di Asia serta kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.
Sementara itu, Head of Asia Pacific di bursa kripto Gemini Saad Ahmed menyatakan, dukungan regulasi juga memperkuat minat, seperti disahkannya GENIUS Act di AS era Presiden Donald Trump, serta aturan stablecoin di Hong Kong.
“Momentumnya jelas telah terbangun, dan saya pikir itu merupakan fungsi dari kematangan umum kelas aset,” ucapnya.
Analisa saham dan kripto dengan mudah dan cepat dengan InvestingPro, dapatkan diskon tambahan khusus untuk pembaca Investortrust, klik di sini

