IHSG Berpotensi Menuju 8.069, Tiga Saham Dipimpin TOBA Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/9/2025), diprediksi bergerak dalam rentang 7.895-8.068. Tiga saham ini, CUAN, TOBA, dan SRTG, direkomendasikan beli hari ini.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa IHSG berada di area resistance dan overbought, sehingga rawan dilanda profit taking jangka pendek. Meski pemangkasan suku bunga BI dan The Fed menjadi katalis positif, potensi sell on news tetap perlu diantisipasi investor.
Baca Juga
Penjualan Sukuk Ritel SR023 Capai Rp18,72 Triliun, Didominasi Generasi Muda dan Investor Perempuan
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham dunia, seperti kenaikan Dow Jones sebanyak 0,27%, indeks S&P500 menguat 0,48%, dan Nasdaq melesat 0,94%. Begitu juga dengan bursa saham Eropa ditutup naik dipimpin DAX sebanyak 1,35%.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham CUAN dengan target harga Rp 1.700-1.720, TOBA dengan target harga Rp 1.420-1.485, dan SRTG dengan target harga Rp 2.020-2.150.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 16,75 poin (0,21%) menjadi 8.008 diikuti dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 358,31 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 839,03 miliar, BMRI Rp 248,67 miliar, dan BBNI Rp 118,92 miliar. Sebaliknya net buy terbanyak melanda BBRI Rp 812,22 miliar.
Baca Juga
Di Hadapan DPR, OJK Jelaskan Skema CoB Asuransi Komersial dengan BPJS Kesehatan
Penurunan indeks kemarin adalah kejatuhan saham sektor keuangan 0,84%, sektor property 0,66%, sektor konsumer non primer 0,53%, dan sektor infrastruktur 0,35%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi 4,26%, sektor konsumer primer 0,70%, energi 0,77%, dan sektor material dasar 0,59%.
Meski IHSG dilanda penurunan sejumlah saham ini cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham GTRA naik 34,51% menjadi Rp 191, saham CLAY naik 24,62% menjadi Rp 2.480, GPSO naik 24,62% menjadi Rp 486, dan TALF naik 24,57% menjadi Rp 436. ARA juga melanda saham BUVA sebanyak 24,86% menjadi Rp 452, FISH naik 24,64% menjadi Rp 1.290, DWGL naik 24,62% menjadi Rp 486, MLPT naik 20% menjadi Rp 157.225.

