IHSG Berpeluang Naik Menuju 7.825, Tiga Saham Dipimpin WIRG Layak Dilirik Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (13/8/2025), berpeluang lanjutkan penguatan menuju resistance selanjutnya 7.825. Adapun tiga saham BMRI, WIRG, dan INCO direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa indeks kemarin berhasil menembus resistance 7.680 dan berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resistance berikutnya di 7.825. Didukung keberhasilan lompatan indeks kemarin, investor kini mencermati pernyataan sejumlah tokoh terkait proyeksi IHSG mencapai 8.000 pada peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80 akhir pekan ini.
Baca Juga
Bursa RI Kebanjiran Dana Asing Usai Rebalancing MSCI, Target IHSG 8.000 Terbuka dengan Saham Ini
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penguatan pesat bursa saham Wall Street, seperti Dow Jones menguat 1,10%, indeks S&P500 melesat 1,13%, dan Nasdaq menguat 1,39%. Kenaikan juga melanda bursa saham Eropa dan sejumlah bursa Asia kemarin.
Di tengah potensi pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BMRI dengan target harga Rp 5.050-5.225, WIRG dengan target harga Rp 140-150, dan INCO dengan target harga Rp 4.140-4.440. Sebaliknya saham ITMG direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 185,78 poin (2,44%) menjadi 7.791.70 dengan pembelian bersih (net buy) saham oleh investor asing Rp 2,20 triliun. Net buy terbanyak melanda saham bank papan atas, yaitu BBRI Rp 718,25 miliar, BBCA Rp 576,12 miliar, dan BMRI Rp 511,51 miliar.
Baca Juga
Powell Terancam ‘Gugatan’, Trump Desak Pemangkasan Suku Bunga
Penyumbang utama kenaikan tersebut berasal dari penguatan big cap, khususnya saham bank BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Penguatan juga didukung kenaikan sejumlah saham emiten konglomerasi Sinarmas, seperti DSSA, INKP, dan TKIM dan saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, CUAN, dan CDIA.
Di tengah lompatan tersebut, sejumlah saham cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu TNCA melesat 34,78% menjadi Rp 186, DKHH naik 34,62% menjadi Rp 105, PPRE naik 34,18% menjadi Rp 106, dan GRPH naik 34% menjadi Rp 67. ARA juga melanda saham IMPC 25% menjadi Rp 825, INRU naik 24,81% menjadi Rp 830, dan UANG naik 24,77% menjadi Rp 272.

