IHSG Sesi I Menguat Kembali ke 7.909, Penguatan Ditopang Saham Berikut
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (15/9/2025), ditutup melesat sebanyka 55,58 poin (0,71%) menjadi 7.909,64. Rentang pergerakan 7.854-7.926 dengan nilai transaksi Rp 8,49 triliun.
Kenaikan tersebut sejalan dengan penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor konsumer primer 2,02%, sektor infrastruktur 2,02%, sektor material dasar 1,11%, sektor energi 1,34%, sektor properti 1,24%, dan sektor teknologi sebanyak 0,53%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan dan sektor industri.
Baca Juga
OJK Terbitkan Aturan Dorong Pembiayaan UMKM yang Cepat, Murah dan Mudah
Di tengah penguatan indeks tersebut, sejumlah saham ini melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Tanah Laut Tbk (INDX) naik 34,04% menjadi Rp 124, PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) naik 25% menjadi Rp 300, dan PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 24,46% menjadi Rp 346.
Meski tak ARA, saham ini juga cetak lompatan harga PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) naik 27,27% menjadi Rp 84 dan PT Maja Agung Latexdindo Tbk (SURI) naik 25,89% menjadi Rp 141. Sebaliknya penurunan melanda saham VOKS turun 10,70% menjadi Rp 334, PT Remala Abadi Tbk (DATA) turun 10% menjadi Rp 4.050, dan PT Danasaputra Erapacific Tbk (DEFI) turun 9,71% menjadi Rp 316.
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup melesat sebanyak 106,16 poin (1,37%) menjadi 7.854,06 dengan nilai transaksi Rp 14,30 triliun. Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham di pasar reguler mencapai Rp 685,88 miliar degangan pembelian terbanyak BBRI Rp 300,23 miliar, BBCA Rp 117,04 miliar, dan BRMS Rp 71,79 miliar.
Baca Juga
Kenaikan indeks akhir pekan lalu ditopang penguatan seluruh sektor saham sektor material dasar 2,54%, sektor energi 1,57%, sektor keuangan 1,26%, sektor teknologi 1,61%, sektor konsumer primer 0,82%, dan sektor properti 0,76%. Penguatan indeks juga ditopang sentimen direalisasikannya penempatan dana pemerintah Rp 200 triliun ke lima bank BUMN.
Beberapa saham ini torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PGLI naik 34,76% menjadi Rp 252, BSBK naik 34,85% menjadi Rp 89, dan MPXL naik 34,75% menjadi Rp 190. ARA juga melanda saham FITT naik 24,63% menjadi Rp 835, UANG naik 24,47% menjadi Rp 2.060, KBLV naik 24,59% menjadi Rp 304, dan SOTS naik 24,46% menjadi Rp 346.

