IHSG Dibuka Melesat 40 Poin Dekati 6.700, Penguatan Ditopang Saham Berikut
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/4/2025), dibuka melesat lebih dari 40 poin (0,66%) menjadi 6.677. Penguatan tersebut didorong kenaikan seluruh sektor saham.
Penguatan tertinggi dicatatkan saham sektor material dasar 1%, sektor keuangan 0,50%, sektor energi 0,47%, sektor kesehatan 0,73%, dan sektor consumer non primer 0,56%. Penguatan tersebut juga didukung kenaikan sejumlah saham big cap, seperti BBCA, BREN, AMMN, TPIA, hingga PANI.
Baca Juga
Pengelola Taman Rekreasi Terbesar Ini (PJAA) Berbalik Merugi di Kuartal I-2025
Sedangkan tiga saham dengan kenaikan harga paling pesat pagi ini, yaitu saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) melesat 10,60% menjadi Rp 1.200, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) naik 11,11% menjadi Rp 120, dan PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) naik 9,49% menjadi Rp 150.
Kemarin, IHSG lagi-lagi ditutup melesat sebanyak 96,11 poin (1,47%) menjadi 6.634, namun pemodal asing malah berbalik penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 247,31 miliar.
Baca Juga
Lampaui Google dan Perak, Bitcoin Sempat Masuk 5 Aset Terbesar Dunia
Penguatan indeks kemarin ditopang penguatan pesat sejumlah saham big cap, seperti saham emiten Aguan-Anthoni Salam, yaitu PANI melesat 15,38% menjadi Rp 12.000 dan CBDK naik 9,77% menjadi Rp 7.025. Kenaikan juga melanda saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN dan TPIA. Penguatan indeks ini juga ditopang kenaikan saham bank besar ini, yaitu BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI.
Data BEI menyebutkan bahwa penguatan tertinggi dicatatkan saham sektor properti 2,45%, sektor consumer primer 1,70%, sektor keuangan 1,71%, sektor kesehatan 2,22%, sektor industry 1,27%, dan sektor consumer non primer 1,61%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor material dasar dan teknologi.

