IHSG Sesi I Melesat 80,77 Poin, Empat Saham Ini Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (12/9/2025), ditutup naik 80,77 poin (1,04%) menjadi 7.828. Rentang pergerakan 7.47-7.954 dengan nilai transaksi Rp 7,9 triliun.
Penguatan terseut ditopan kenaikan mayoritas sektor saham seperti sektor teknologi 2,63%, sektor material dasar 1,89%, sektor energi 1,46%, sektor keuangan 0,86%, sektor konsumer non primer 0,46%, dan sektor konsumer primer 0,44%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan 0,13%.
Baca Juga
Emas Antam Sentuh Rp 2,088 Juta Per Gram Setelah Cetak Rekor
Di tengah penguatan indeks, sejumlah saham berikut torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Pembangunan Graha Lesatari Indah Tbk (PGLI) naik 34,76% menjadi Rp 252 dan PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) naik 34,15% menjadi Rp 110.
ARA juga melanda saham PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) naik 24,63% menjadi Rp 835, PT Pakuan Tbk (UANG) naik 24,47% menjadi Rp 2.060. Penguatan juga melanda saham PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) naik 26,24% menjadi Rp 178, PT Victoria Insurance Tbk (VINS) naik 25,38% menjadi Rp 163, dan PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) menguat 25,15% menjadi Rp 214.
Sebaliknya penurunan melanda saham RGAS sebanyak 11,97% menjadi Rp 103, LUCK melemah 11,32% menjadi Rp 94, MCAS melemah 11,28% menjadi Rp 865, JARR turun 10% menjadi Rp 1.620, dan AREA melemah 9,91% menjadi Rp 500.
Kemarin, IHSG ditutup naik 48,89 poin (0,64%) menjadi 7.747 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 192,15 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BMRI Rp 466,38 miliar, BBCA Rp 416,04 miliar, COIN Rp 84,48 miliar, dan ANTM Rp 41,65 miliar.
Baca Juga
Likuiditas Pulih, Saatnya Borong Saham Bank dengan Pilihan Teratas BBCA dan BBRI
Kenaikan indeks kemarin ditopang penguatan sejumlah sektor saham, yaitu saham sektor keuangan 1,93%, sektor kesehatan 1,37%, sektor properti 0,76%, sektor industri 0,67%, sektor transportasi 1,15%. Penguatan tersebut ditopang kenaikan pesat saham bank-bank besar, seperti BBNI, BBTN, BBRI, BMRI, BRIS, dan BBCA.
Di tengah kenaikan indeks tersebut, sejumlah saham bukukan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham KJEN sebanyak 34,65% menjadi Rp 171, KRYA naik 34,05% menjadi Rp 248, dan LUCK naik 32,50% menjadi Rp 106. ARA juga melanda saham CBRE naik 25% menjadi Rp 620, MCAS naik 25% menjadi Rp 975, saham UANG naik 24,63% menjadi Rp 334, FUTR naik 24,63% menjadi Rp 334, dan VOKS melesat 24,67% menjadi Rp 374.

