Gencar Akuisisi, Saham Pyridam (PYFA) Disebut Menuju Rp 700
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) berpotensi menguat menuju level Rp 700, seiring dengan gencarnya aksi akuisisi guna mempertkuat penetrasi pasar di kawasan Asia Pasifik. Terbaru perseroan menggandeng Genewel Co Ltd untuk penjualan produk biomaterial medis.
Seorang sumber dari pasar menyebutkan bahwa peluang penguatan harga saham PYFA juga didukung lompatan pendapatan menjadi Rp 1,38 triliun hingga semester I-2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 407,32 miliar. Laba bruto juga meningkat dari Rp 146,84 miliar menjadi Rp 294,62 miliar.
Baca Juga
Meski demikian perseroan masih mencatatkan peningkatan rugi usaha dan rugi periode berjalan hingga akhir Juni 2025. “Perseroan juga kemungkinan tengah menjajaki sejumlah aksi korporasi baru guna mewujudkan strategi menjadi produsen produk farmasi,” tulis sumber tersebut.
Terkait pergerakan harga, saham PYFA berhasil mencatatkan kenaikan lebih dari 100% menjadi Rp 486 dalam sebulan terakhir. Namun dalam sepekan terakhir terjadi penurunan lebih dari 20%, sehingga pelemahan harga tersebut menjadi peluang bagi investor untuk mulai memburu saham ini.
Baca Juga
Kepemilikan Asing di Saham Indonesia Turun ke 42%, Analis: Dekati Level Terendah Historis
Sebelumnya, manajemen Pyridam (PYFA) menyebutkan bahwa tengah memperkuat unit bisnisnya Pyfahealth dengan meluncurkan dua produk yakni, Ferospat sebagai suplemen zat besi untuk ibu hamil, menyusui, serta usia lanjut dan Formom sebagai suplemen vitamin dan mineral selama masa kehamilan.
Peluncuran produk ini didasarkan data bahwa anemia masih melanda banyak ibu hamil dan menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, sebanyak 48,9% ibu hamil mengalami anemia. Kondisi ini berdampak langsung pada peningkatan risiko bayi lahir prematur, stunting, hingga kematian ibu saat melahirkan.

