Pengendali Divestasi lewat IPO, Adhi Kartiko Pratama Tawarkan Saham Rp 430 – Rp 530
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan tambang bijih nikel, PT Adhi Kartiko Pratama (NICE) menggelar prosesi initial public offering (IPO) dengan menawarkan sebanyak 1,22 miliar lembar saham atau setara dengan 20% dari modal disetor dan ditempatkan penuh Perseroan pasca IPO.
Saham yang ditawarkan merupakan milik dua pengendali Perseroan, masing-masing atas nama PT Sungai Mas Minerals (SMM), dan PT Inti Mega Ventura disingkat PT IMEV (d/h PT Mitra Marina Internasional) (IMEV).
Sebagai catatan sebelum IPO, SMM memiliki 3,10 miliar lembar saham atau 51% dari modal disetor dan ditempatkan penuh Perseroan. Adapun IMEV memiliki 2,93 miliar lembar saham atau 48,18%.
Baca Juga
Impor Indonesia Capai US$ 19,59 Miliar di November, Naik 4,89% Secara Bulanan
Proses penawaran awal (bookbuilding) IPO berlangsung tanggal 15 – 21 Desember 2023. Harga nominal saham Rp 10 dengan rentang harga bookbuilding Rp 430 – Rp 530 per saham.
Berdasarkan prospektus IPO yang disampaikan, dengan penawaran harga tersebut SMM dan IMEV selaku penjual saham berpotensi meraup dana segar hasil IPO Rp 523,05 miliar hingga Rp 644,69 miliar. Sehingga Perseroan yang memiliki area tambang nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara tersebut tidak menerima dana dari hasil IPO tersebut.
Perseroan menunjuk PT Valbury Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi dari aksi korporasi tersebut. Ketigianya menyampaikan kesanggupan penuh (full commitment) terhadap penawaran umum Perseroan.
Baca Juga
Bangun LNG Station, Citra Nusantara Gemilang Bidik Dana IPO Rp 179 Miliar
Berikut jadwal IPO Adhi Kartiko Pratama:
Proses penawaran awal (bookbuilding): 15 – 22 Desember 2023
Tanggal Efektif: 29 Desember 2023
Masa Penawaran Umum Perdana Saham: 03 Januari 2024 - 05 Januari 2024
Tanggal Penjatahan: 05 Januari 2024
Tanggal Distribusi: 08 Januari 2024
Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia: 09 Januari 2024.

