Net Sell Berlanjut Rp 331,23 Miliar, Pemodal Asing Kembali Jual Saham Bank Ini
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 331,23 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/9/2025), ditutup melesat sebanyak 65,51 poin (0,85%) menjadi 7.801. Nilai net sell megalami penurunan drastis, dibandingkan transaksi kemarin.
Net sell terbanyak melanda saham, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 598,63 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 335,76 miliar, PT Barito Renewables Energy TbK (BREN) Rp 86,85 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 49,32 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 43,71 miliar.
Baca Juga
Pemerintah dan BI Akan Lakukan 'Burden Sharing' untuk Biayai Asta Cita
Sebaliknya net buy melanda saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 463,72 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 329,09 miliar, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 50,99 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 47,05 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 43,13 miliar.
Terkait kenaikan indeks hari ini didukung penguatan seluruh sektor saham, tertinggi dicatatkan saham material dasar 4,03% didukung kenaikan saham emiten tambang emas. Saham properti menguat 2,92%, sektor transportasi naik 2,26%, sektor energi menguat 1,81%, sektor industri naik 1,70%, sektor konsumer primer naik 1,26%, dan sektor teknologi naik 1,29%.
Di tengah rebound tersebut, sejumlah saham lapis tiga ini cetak penguatan pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) melesat 34,29% menjadi Rp 141, PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH) naik 34,33% menjadi Rp 90, PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR) naik 34,36% menjadi Rp 145, dan PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) sebanyak 33,93% menjadi Rp 75, dan PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) menguat 33,33% menjadi Rp 72.
Penguatan juga hingga ARA juga melanda saham PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) sebanyak 24,86% menjadi Rp 442, PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) naik 24,70% menjadi Rp 1.035, PT Shield On Service Tbk (SOSS) sebanyak 24,54% menjadi Rp 1.015, PT Wahana Iterfood Nusantara Tbk (COCO) naik 24,35% menjadi Rp 715, dan PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) melesat 24,65% menjadi Rp 885.
Baca Juga
Kalbe Farma (KLBF) akan Buy Back Saham Rp 250 Miliar, Ungkap Tujuan Ini
Sebaliknya penurunan melanda saham MIRA 9,88% menjadi Rp 73, DEFI turun 9,70% menjadi Rp 428, MENN turun 8,70% menjadi Rp 63, KONI melemah 8,64% menjadi Rp 2.220, KMTR turun 7,92% menjadi Rp 326, dan IKBI melemah 5,04% menjadi Rp 565.
Kemarin, IHSG tergerus sebanyak 94,42 poin (1,21%) menjadi 7.736,07 dengan nilai transaksi Rp 20,44 triliun. Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,15 triliun, penyumbang terbesar BBCA Rp 1,60 triliun, BMRI Rp 734,97 miliar, dan BBRI Rp 110,22 miliar.
Koreksi tersebut dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor teknologi 2,16%, sektor transportasi 2,19%, sektor infrastruktur 1,98%, sektor konsumer primer 1,34%, sektor energi 1,32%, sektor keuangan 1,62%, dan sektor konsumer non primer 0,63%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor industri 1,58% dan sektor kesehatan 0,64%.

