Net Sell Berlanjut Rp 692,62 Miliar, Kini Giliran Saham Ini Dilepas Pemodal Asing
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 692,62 miliar, seiring dengan koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (13/11/2024), sebanyak 13,32 poin (0,18%) menjadi 7.308.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 108,55 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 104,84 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 95,32 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 88,95 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 73,54 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 50,03 miliar.
Baca Juga
Cinema XXI (CNMA) Kantonggi Raih Sertifikasi Halal Produk Mamin di Seluruh Bioskop
Sebaliknya lima saham berikut torehkan pembelian bersih (net buy) oleh pemodal asing, yaitu saham PT Suparma Tbk (SPMA) Rp 205 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 38,11 miliar, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp 27,71 miliar, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp 25,81 miliar, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 22,50 miliar.
Terkait koreksi IHSG hari ini dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor consumer non primer turun 1,79%, sektor property 1,56%, sektor infrastruktur 0,52%, sektor material dasar 0,48%, dan sektor kesehatan 0,41%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi 1,35%, sektor consumer primer 0,52%, sektor keuangan 0,51%, dan sektor industry 0,26%.
Meski IHSG ditutup berbalik ke zona merah, saham melesat hingga auto reject atas (ARA) bertaburan sepanjang hari ini. Di antaranya, saham PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) melesat 34,58% menjadi Rp 144 dan PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK) naik 34,57% menjadi Rp 109.
Baca Juga
TGI Tandatangani Kerja Sama Pembangunan Pipa Hidrogen Indonesia - Singapura
ARA juga melanda saham PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) naik 24,81% menjadi Rp 322, PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) melesat 24,73% menjadi Rp 1.715, PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) naik 24,82% menjadi Rp 880, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) menguat 19,91% menjadi Rp 25.900. Lompatan juga melanda saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) menguat 23,86% menjadi Rp 5.450 dan PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) naik 23,33% menjadi Rp 296.
Sebaliknya beberapa saham ini catatkan penurunan paling dalam melanda, yaitu PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR), PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU), dan PT Golden Flower Tbk (POLU).
Pelemahan hari ini berbanding terbalik dengan performa IHSG kemarin yang berhasil torehkan kenaikan 55,53 poin (0,76%) menjadi 7.321,99 dengan nilai transaksi Rp 12,18 triliun. Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,10 triliun.

