Kalbe Farma (KLBF) akan Buy Back Saham Rp 250 Miliar, Ungkap Tujuan Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) akan menggelar pembelian kembali (buy back) saham dengan anggaran Rp 250 miliar. Buyback akan digelar selama tiga bulan sejak 4 September sampai dengan 3 Desember 2025.
Manajemen dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/9/2025), menyebutkan bahwa pendanaan buy back berasal dari kas internal, sehingga berpotensi menurunkan pendapatan bunga Rp 2,5 miliar dari penggunaan kas internal tersebut.
Baca Juga
'Capex' Kalbe Farma (KLBF) Rp 1 T untuk Ekspansi Gila-gilaan, Salah Satunya Perbanyak Obat Kanker
Manajemen KLBF menyebutkan bahwa buy back diharapkan memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham perseroan secara fundamental. Pembelian kembali atas saham KLBF juga memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam mengelola modal jangka panjang.
“Saham treasuri dapat dialihkan di masa mendatang dengan nilai optimal untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham,” tulis pengumuman resmi manajemen KLBF yang ditandatangani Corsec Maria Terea Fabiola di Jakarta.
Baca Juga
Meski Target Kinerja Keuangan Direvisi Turun, Samuel Sekuritas Tetap Rekomendasikan Beli Saham KLBF
Sebelumnya, Samuel Sekuritas merevisi turun target kinerja keuangan KLBF tahun 2025-2027. Target laba bersih tahun ini direvisi turun dari semula Rp 3,87 triliun menjadi Rp 3,50 triliun. Begitu juga dengan target pendapatan direvisi turun dari semula Rp 35,80 triliun menjadi Rp 34,40 triliun. Pemangkasan ini mempertimbangkan penurunan daya beli masyarakat dan pemangkasan perkiraan kinerja keuangan KLBF oleh manajemen.
Meski valuasi tidak murah dibanding sektor farmasi lainnya, Samuel Sekuritas meyakini bahwa KLBF masih mempertahankan strategi reshaping bisnis bagi profitabilitas jangka panjang. Produk defensif juga menjadi penopang di tengah kondisi pasar yang menantang. Hal ini mendorong Samuel Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham KLBF dengan target harga Rp 1.600.

