IHSG Ditutup Melesat 1,03% Usai BI Rate Dipangkas, 10 Saham Dipimpin CENT Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/8/2025), ditutup melesat sebanyak 80,87 poin (1,03%) menjadi 7.943,82. Lompatan pesat tersebut ditopang keputusan pemangkasan BI Rate sebanyak 25 bps menjadi 5% oleh Bank Indonesia (BEI) hari ini.
Kenaikan indeks didukung pengutan seluruh sektor saham, seperti saham sektor properti 2,57%, sektor material dasar naik 1,83%, sektor konsumer non primer naik 1,64%, sektor keuangan menguat 1,18%, sektor industri 1,03%, sektor konsumer primer menguat 0,62%, dan sektor energi 0,53%.
Baca Juga
BCA (BBCA) Klarifikasi Isu Pembelian Saham dan Utang Rp 60 Triliun
Di tengah lompatan tersebut, sepuluh saham berikut torehkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Acset Indonusa Tbk (ACST) melesat 34,44% menjadi Rp 121, PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) melesat 35% menjadi Rp 135, dan PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) menguat 34,62% menjadi Rp 70. ARA juga melanda saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) naik 24,84% menjadi Rp 1.005.
ARA juga melanda saham berikut, PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) sebanyak 25% menjadi Rp 1.500, PT Shield On Service Tbk (SOSS) naik 25% menjadi Rp 675, PT Satria Antara Prima Tbk (SAPX) naik 24,83% menjadi Rp 372, PT Remala Abadi Tbk (DATA) melesat 24,54% menjadi Rp 2.360, PT Pakuan Tbk (UANG) naik 24,53% menjadi Rp 660, dan PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menguat 24,51% menjadi Rp 635.
Sebaliknya saham dengan penurunan signifikan hari ini, yaitu saham DKFT melemah 14,81% menjadi Rp 690, IMJS turun 14,19% menjadi Rp 266, MAYA melemah 12,31% menjadi Rp 228, DEFI melemah 9,94% menjadi Rp 725, dan PACK melemah 9,90% menjadi Rp 3.640.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 35,43 poin (0,43%) menjadi 7.862,95 dengan net buy saham oleh investor asing mencapai Rp 863,01 miliar didukung saham ASII Rp 852,78 miliar, BBRI Rp 144,07 miliar, dan AMMN Rp 131,41 miliar.
Baca Juga
Penurunan indeks kemarin dipicu pelemahan saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, dan BRPT. Secara sektoral, penurunan dipicu atas koreksi saham sektor teknologi 0,47%, sektor infrastruktur 0,54%, sektor keuangan 0,21%, dan sektor konsumer primer 0,21%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industri 1,85%, sektor transpotasi 1,44%, sektor kesehatan 1,41%, dan sektor energi 0,63%.
Meski IHSG ditutup melemah tujuh saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BEER naik 35% menjadi Rp 135, KBLV sebanyak 34,85% menjadi Rp 178, MAYA naik 34,72% menjadi Rp 260, CSIS naik 34,38% menjadi Rp 129, ASLC naik 33,80% menjadi Rp 95, MFIN sebanyak 25% menjadi Rp 1.200, dan MINE naik 24,75% menjadi Rp 630.

