IHSG Diprediksi Lanjutkan Pelemahan Hari Ini, Tiga Saham Dipimpin DEWA Direkomendasi Beli
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (4/8/2025), berpeluang lanjutkan penurunan setelah gagal bertahan diarea konsolidasi. Sebaliknya tiga saham DEWA, EXCL, dan ASRI layak dilirik dengan rekomendasi beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa pergerakan indeks diprediksi dalam rentang 7.332-7.470. Pergerakan dipengaruhi ekspektasi perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2025 dengan perkiraan hanya 4,8% atau lebih rendah dari kuartal sebelumnya.
Baca Juga
Tak Mau Kalah dari Saham, Investor Kripto Nanti Bakal Punya SID
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham globa, seperti kenaikan signifikan indeks utama bursa Wall Street, yaitu Dow Jones melesat 1,34%, S&P500 menguat 1,47%, dan Nasdaq naik 1,95%. Begitu juga dengan bursa Eropa ditutup mayoritas naik.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli tiga saham, yaitu DEWA dengan target harga Rp 244-262, EXCL dengan target harga Rp 2.700-2.830, dan ASRI dengan target harga Rp 185-200. Sebaliknya saham AMMN direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 73,13 poin (0,97%) menjadi 7.464,64 dengan investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,01 triliun. Penyumbang utama net sell berasal dari saham AMMN Rp 226,48 miliar, BBRI Rp 212,80 miliar, dan BMRI Rp 158,26 miliar.
Baca Juga
Penurunan IHSG kemarin dipicu kejatuhan sejumlah saham big cap yang didominasi emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN anjlok 7,69% menjadi Rp 7.200, TPIA turun 4,17% menjadi Rp 9.200, dan BRPT melemah 4,46% menjadi Rp 2.570. Penurunan juga dipicu kejatuhan saham AMMN sebanyak 14,75% menjadi Rp 7.225 dan SMMA turun 4,23% menjadi Rp 14.725.
Meski IHSG ditutup anjlok, empat saham berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PPRI naik 34,78% menjadi Rp 186, DKHH naik 33,87% menjadi Rp 83, AGAR menguat 25% menjadi Rp 280, KEJU naik 24,63% menjadi Rp 835. Meski tak ARA, saham OASA juga melesat 29,25% menjadi Rp 190.

