IHSG Bisa Lanjutkan Pelemahan, Tiga Saham Dipimpin TINS Direkomendasi Beli
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (27/2/2026), berpeluang lanjutkan pelemahan dengan rentang pergerakan 8.150-8.350. Adapun tiga saham pilihan dengan rekomendasi beli, yaitu TINS, HRTA, dan INDF.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG berpeluang melanjutkan pelemahan terbatas menuju 8.150 dengan resistance di 8.350. Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi perkembangan negosiasi AS–Iran yang akan mempengaruhi arus risk asset dan pergerakan komoditas.
Baca Juga
Dari Langkah Pro Kripto hingga Tarif Agresif, Ini Momen-momen Presiden Trump Pengaruhi Harga Bitcoin
Pergerakan indeks juga dipicu tensi AS–Iran yang berpotensi melibatkan Rusia dan China. Adaoyb sentimen dari domestik, implementasi aturan minimum free float 15% memunculkan kekhawatiran potensi notasi khusus hingga risiko delisting bagi emiten yang belum siap, sehingga picu aksi jual saham.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi berlanjutnya kenaikan indeks Dow Jones lebih dari 0,0034%. Sebaliknya indeks S&P500 ditutup melemah 0,54% dan Nasdaq terjungkal lebih dari 1,1%.
Terkait saham pilihan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham TINS dengan target harga Rp 4.580-4.690, HRTA dengan target harga Rp 3.320-2.650, dan INDF dengan target harga Rp 6.800-6.975.
Baca Juga
Perlu Regulasi yang Membatasi Jumlah Media Agar Sesuai dengan Daya Dukung Industri
Kemarin, IHSG ditutup tergerus sebanyak 86,97 poin (1,05%) menjadi 8.235 dengan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 341,25 miliar oleh investor asing. Net buy terbanyak disumbangkan saham NCKL senilai Rp 648,20 miliar, IMPC senilai Rp 274,41 miliar, dan BBRI mencapai Rp 172,28 miliar.
Penurunan indeks dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor transportasi 4,54%, konsumer primer turun 2,59%, sektor infrastruktur 2,41%, sektor energi 2,13%, dan sektor properti 2,10%.
Meski IHSG anjlok, beberapa saham berikut catatkan kenaikan harga pesat, MSKY menguat 34,62% menjadi Rp 105, JAYA naik 34,57% menjadi Rp 218, IFSH menguat 25% menjadi Rp 2.000, dan STAR naik 24,41% menjadi Rp 790, dan TKIM melesat 19,67% menjadi Rp 10950.

