Waspadai Berlanjutnya Pelemahan IHSG, Saham TPIA dan APLN Jadi Pilihan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (1/8/2025), berpotensi lanjutkan pelemahan dengan rentang pergerakan 7.441-7.567. Saham pilihan hari ini adalah TPIA, APLN, TOBA, dan ISAT.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk black spinning top, masih di atas MA20 dan MA80, indikator Stochastic dead cross. “Dengan demikian, kami proyeksikan hari ini IHSG akan mengalami pelemahan. Berikut saham pilihan TPIA, APLN, TOBA, dan ISAT,” tulisnya.
Baca Juga
Laba Bertumbuh Solid, Saham BBCA Tetap Menjadi Top Pick Sektor Bank
Laju indeks juga dipengaurhi penurunan bursa AS semalam akibat Sentimen negatif The Fed yang menyatakan tetap mempertahankan suku bunga acuan. Sedangkan pembukaan bursa saham Asia pagi ini cenderung melemah, ndeks Nikkei 225 turun -0.38% dan Kospi melemah -2.85%.
Di tengah pergerakan IHSG tersebut, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham TPIA dengan target harga Rp 10.425 dan APLN dengan target harga Rp 111. Sebaliknya TOBA dan ISAT direkomendasikan sell on strength.
Kemarin, IHSG kembali melemah sebanyak 65,55 poin (0,87%) menjadi 7.484,34 dengan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 1,26 triliun oleh investor asing, terbanyak BBCA Rp 975,47 miliar, BMRI Rp 356,51 miliar, dan ANTM Rp 193,03 miliar.
Baca Juga
Tumbuh 64,5%, Bank Raya (AGRO) Raup Laba Rp 32,93 Miliar di Kuartal II 2025
Penurunan tersebut dipicu kejatuhan saham sektor infrastruktur jatuh 3%, sektor material dasar turun 2,52%, sektor keuangan melemah 1,26%, sektor energi 1,03%, sektor transportasi 2,09%, dan sektor property 0,37%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor konsumer primer, kesehatan, dan konsumer non primer.
Meski ditutup anjlok, sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BRRC naik 34,48% menjadi Rp 78, CGAS naik 34,02% menjadi Rp 130, BUVA naik 34,02% menjadi Rp 260, dan KUAS naik 33,33% menjadi Rp 68. Saham lainnya dengan penguatan pesat adalah SCNP sebanyak 19,51% menjadi Rp 196 dan PTSN naik 18,33% menjadi Rp 284.

