Cuan Saham Barito (BRPT) bisa Capai 141%, Begini Perhitungannya
JAKARTA, investortrust.id – Penurunan harga saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dalam beberapa bulan terakhir dinilai sudah kelewatan di tengah sentiment positif yang melingkupi sejumlah anak usahanya.
Sucor Sekuritas dalam riset terbarunya menyebutkan saham BRPT berpotensi menguat sebanyak 141,54% menjadi Rp 2.500 dalam 12 bulan ke depan, dibandingkan harga penutupan akhir pekan ini level Rp 1.035.
Baca Juga
Saham Emiten Prajogo Pangestu Kembali Berjaya, BRPT dan TPIA Memimpin
Analis Sucor Sekuritas Andreas Yordan Tarigan dalam riset terbarunya menyebutkan bahwa ada beberapa sentiment positif yang bisa mengerek harga saham BRPT ke depan. Di antaranya, peluang besar saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) masuk dalam daftar konstituen indeks MSCI.
Peluang saham TPIA masuk sangat besar didukung atas rata-rata transaksi dalam tiga bulan terakhir melesat. Rata-rata transaksi harian telah mencapai Rp 172 miliar atau jauh di atas ANTM dan INKP dalam tiga bulan terakhir.
Begitu juga dengan kapitalisasi pasar saham public telah melesat mencapai US$ 1,7 miliar. Angka tersebut jauh di atas saham ANTM dan INKP.
Baca Juga
Selain TPIA, dia mengatakan, BRPT terdongkrak peluang saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) ikut masuk dalam daftar saham perhitungan indeks MSCI bulan depan. Hal ini mengasumsikan free float saham sebanyak 11,7% dengan nilai US$ 5,7 miliar. Begitu juga dengan likuditas harian dalalm tiga bulan terakhir mencapai Rp 282 miliar.
Tak hanya potensi masuk indeks MSCI, dia mengatakan, sentiment positif BRPT datang dari gencarnya ekspansi yang dilakukan anak usahanya BREN dan TPIA. Aksi akuisisi tersebut diperkirakan masih berlanjut, sehingga berdampak positif terhadap BRPT.
Baca Juga
Deretan Broker Elite Sepekan, Ada Maybank, Mansek hingga UBS Sekuritas
Berbagai faktor tersebut mendorong Sucor Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BRPT dengan target harga Rp 2.500. Penurunan saham BRPT lebih dari 35% terhitung sejak Desember 2023 hingga Januari 2024 berjalan dipicu atas sentiment negating dari saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
“Penurunan harga saham BRPT Tersebut menjadi potensi besar bagi investor, karena saat ini diskon saham ini sudah sagnat besar mencapai 137%,” terangnya.
Estimasi Kinerja Keuangan BRPT
Sumber: Sucor Sekuritas

