IHSG Dibuka di Zona Merah, Sebaliknya RUIS, SWID, dan SMMT justru Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (29/7/2025), dibuka bergerak di zona merah pagi ini dengan penurunan sebanyak 25 poin (0,35%) menjadi 7.589. Penurunan dipicu aksi ambil untung saham dan mengikuti pelemahan bursa saham Asia.
Sektor saham penyumbang utama penurunan datang dari sektor keuangan dengan pelemahan 1,83%, sektor infrastruktur, teknologi, dan industry. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor material dasar, konsumer non primer, konsumer primer.
Baca Juga
Pasar Asia-Pasifik Melemah Jelang Hasil Pembicaraan Dagang AS-China
Di tengah pelemahan tersebut, sejumlah saham berikut justru catat lonjakan harga, yaitu saham PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) melesat 34,76% menjadi Rp 252, PT Sarawanti Indoland Development Tbk (SWID) melesat 30% menjadi Rp 78, dan PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) kembali ARA 24,88% menjadi Rp 1.355.
Kemarin, IHSG kembali torehkan rekor dalam sembulan bulan terakhir setelah cetak kenaikan 71,27 poin (0,94%) menjadi 7.614,77. Bahkan sepanjang hari laju indeks sempat menyentuh level tertinggi sepanjang tahun ini di posisi 7.669,44. Pemodal asing membukukan net buy saham mencapai Rp 49,57 miliar.
Baca Juga
Penguatan tersebut ditopang kenaikan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor infrastruktur naik 2,61%, energi naik 2,26%, sektor energi 1,36%, sektor konsumer primer 1,32%, sektor property 1,12%, dan sektor keuangan 0,28%. Sebaliknya penurunan saham sektor kesehatan 0,17%.
Di tengah penguatan indeks sejumlah saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu AMIN naik 34,62% menjadi Rp 210 dan SOLA naik 34,51% menjadi Rp 152. ARA juga melanda saham CLAY sebanyak 24,86% menjadi Rp 1.155, SMMT menguat 24,71% menjadi Rp 1.085, dan PGUN naik 24,59% menjadi Rp 1.140.

